Kampus
Pemira UIN Syarif Hidayatullah Harus Berjalan Konstitusional dan Luber

Koalisi mahasiswa UIN (KMU) mengingatkan pemilu raya (Pemira) mahasiswa di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta harus dijalankan secara konstitusional dan Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (luber).
Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara KMU, Deni Iskandar pada pemira UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Selasa (01/10) di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.
“Kami mengingatkan kepada semua elemen yang terlibat dalam pemilu raya kampus untuk menahan diri dari provokasi, bagaimana pun kampus adalah laboratorium bagaimana demokrasi dijalankan dengan sesungguhnya,” ujar Deni
Ia menambahkan, siapapun yang terpilih harus benar-benar dapat menjalankan tridharma perguruan tinggi sebagai manifestasi kualitas insan cita mahasiswa.
“Ditengah banyaknya persoalan umat yang harus diselesaikan, pemira harus dapat menghasilkan kepemimpinan umat. Mahasiswa harus hadir sebagai penyambung lidah umat,” tegasnya.
Seperti diketahui, hari ini mahasiswa UIN syarif Hidayatullah Jakarta sedang menggelar pemilu raya untuk memilih presiden mahasiswa di tingkat jurusan, fakultas dan universitas.
Pemira yang dilaksanakan setiap satu tahun sekali dalam sejarahnya digagas oleh mahasiswa UIN sebagai kritik terhadap sistem pemerintahan orde baru yang otoriter dan anti-demokrasi. (ris/kt)
-
Bisnis2 hari ago
PTPP Fasilitasi Lebih dari 4.000 Pemudik dalam Program Mudik Bersama BUMN 2025
-
Bisnis2 hari ago
Lanjutkan Penghijauan, WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability Tanam Lagi 348 Pohon Trembesi
-
Bisnis1 hari ago
Inovasi dan Keunikan dalam Pembangunan Terowongan Karya Anak Bangsa di Samarinda yang digarap oleh PTPP
-
Jabodetabek19 jam ago
Dedi Mulyadi Proses Hukum Pelaku Pungli Supir Angkot Kawasan Puncak Diduga oleh Oknum Dishub Bogor
-
Nasional13 jam ago
Jaringan Muslim Madani Apresiasi Gerak Cepat Menteri Imipas Agus Andrianto Realisasikan Penjara Khusus Koruptor
-
Bisnis7 jam ago
Lebaran Tetap Terang, KAI Pastikan Pasokan Batu Bara Lancar