Guna mewujudkan peran Badan Musyawarah (Bamus) lebih optimal, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor mengunjungi DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam rangka Konsultasi dan Koordinasi terkait peran dan strategi badan musyawarah dalam memberi saran dan pendapat dalam pembahasan LKPJTA 2016.
Kunjungan sedikitnya 28 anggota DPRD dari Kota Hujan tersebut diterima Ketua DPRD Kota TangselMoch. Ramlie dan anggota DPRD Abdul Rosyid diruang rapat DPRD seperti dilansir dari situs dprd.tangselkota.go.id, Senin (27/3/2017).
Rombongan tamu yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bogor Untung W. Maryono SE, datang untuk mempelajari mekanisme peran dan strategi badan musyawarah dalam memberi saran dan pendapat dalam pembahasan LKPJTA 2016.
“Kita ingin mengetahui mekanisme peran dan strategi badan musyawarah dalam memberi saran dan pendapat dalam pembahasan LKPJTA 2016,” katanya.
Ketua DPRD Kota Tangsel Moch Ramlie menjelaskan, Bamus sebagai alat kelengkapan DPRD, memiliki fungsi menentukan pada garis kebijakan pelaksanaan tugas dan wewenang lembaga dewan, jadi peranannya strategis menyelesaikan masalah.
“Kedudukan, tugas dan kewajiban Bamus yang tertera pada peraturan Tata Tertib (Tatib) dewan harus dipahami dan diaplikasikan secara nyata, sehingga menentukan garis kebijakan yang menyangkut pelaksanaan tugas dan wewenang DPRD,” katanya.
Hal senada juga dikatakan politisi Partai Golkar Abdul Rosyid. Rosyid mengatakan, Bamus sebagai salah satu alat kelengkapan dewan memegang peran penting dalam pengambilan keputusan DPRD. Utamanya, dalam melakukan jadwal kegiatan.
“Agar dalam menjalankan tugas-tugas Bamus dapat sesuai dengan yang telah digariskan maka perlu adanya perencanaan yang matang, bimbingan teknis, kunjungan kerja dan lain-lain. Ini semua untuk meningkatkan kemampuan SDM Bamus yang pada akhirnya dapat berdaya guna dan berhasil guna,” katanya.
Rosyid menambahkan, tugas-tugas Bamus didasarkan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Harapannya dapat mewujudkan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat yang aspiratif, demokratif, mumpuni dan bertanggungjawab menunju masyarakat yang adil dan makmur,” ungkapnya.
Usai menadapatkan paparan dan melakukan dialog antar kedua belah pihak, kemudian acara pun ditutup dengan pertukaran cinderamata. (kts)
Sport5 hari agoHasil Akhir Persija Jakarta vs Persib Bandung1-2 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Opini7 hari agoKetika Makanan Juga Relasi
Banten5 hari agoHasil Persita Tangerang vs Persijap Jepara 0-3 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Techno6 hari agoAplikasi HRD Terbaik di Indonesia untuk Tingkatkan Efisiensi Pekerjaan HR hingga 80 Persen
Sport5 hari agoKlasemen Persib Bandung Usai Kalahkan Persija Jakarta Kokoh di Puncak BRI Super League 2025/2026
Sport5 hari agoHasil Persija vs Persib Babak Pertama 1-2: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Unggul
Banten5 hari agoPersita vs Persijap: Pendekar Cisadane Incar Rekor Poin, Carlos Pena Waspadai Laskar Kalinyamat
Bisnis3 hari agoRupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah













