Pengguna jasa parkir pada area luar dan dalam gedung di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melapor ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) setempat. Pengaduan didasari atas ketidakpuasan konsumen terhadap patokan tarif retribusi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Tangsel, Muhamad Acep mengatakan, sering mendapat pengalaman kurang mengenakan. Kejadian yang dialaminya langsung itu berlangsung di lokasi saling terpisah.
“Padahal pengelola atau operator parkir masih sama. Tapi kenapa tarifnya beda-beda, aneh,” katanya di Sekretariat BPSK, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kamis (14/7/2016).
Sambil membawa berkas bukti karcis parkir ia serahkan serta mendaftarkan gugatannya ke BPSK Kota Tangsel. Acep menyontohkan, seperti pengalamannya ketika parkir mobil di Ruko Golden Boulevard, Jalan Pahlawan Seribu, Serpong, baru dua menit parkir dirinya dikenai tarif Rp3 ribu.
Kemudian di area pertokoan Sektor 7 Bintaro Kecamatan Pondok Aren, baru parkir tiga menit petugas parkir menyerahkan struk karcis parkir senilai Rp4 ribu.
Masih diterangkan Acep, pengalaman serupa juga dialaminya ketika baru memarkir mobil di samping Mall Teraskota, Serpong. Petugas parkir langsung menyodorkan karcis retribusi parkir sebesar Rp4 ribu.
“Atas dasar apa operator memungut tarif parkir sebesar itu?. Kan di Teraskota itu lahan Fasos dan Fasum, artinya aset punya pemerintah daerah,” terangnya.
Acep sebutkan, dirinya telah menunjuk Didin Mahfudin selaku pengacara dari Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum (LABH) Tangsel untuk mengajukan gugatan sengketa atas penerapan tarif jasa parkir yang dikelola oleh PT Pan Satria Sakti (PSS).
Menurutnya, penarikan tarif retribusi jasa parkir tersebut tidak punya dasar hukum yang kuat. Acep bilang, selama ini pemberlakuan jasa parkir masih mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 07 Tahun 2014 tentang Retribusi Daerah, terbitan saat masih menginduk pada Kabupaten Tangerang.
“Itupun dari regulasi yang sah patokan tarif masih Rp2 ribu untuk mobil dan Rp1.000 buat motor. Kalau begitu tentunya tarif yang diberlakukan oleh operator jasa parkir di Tangsel ilegal,” tegasnya. (yw/az/fid)
Pemerintahan5 hari agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Pemerintahan6 hari agoIdulfitri 1447 H, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah
Techno1 hari agoTrafik Data Indosat Melonjak 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026
Techno1 hari agoAplikasi WhatsApp Resmi Hadir di Smartwatch Garmin
Hukum1 hari agoRespons Layanan 110, Polres Tangsel Evakuasi Pohon Tumbang dan Atur Lalin di Pamulang
Bisnis6 jam agoLink Group Rilis Film Horor “Aku Harus Mati”
Bisnis6 jam agoAmartha Financial Rilis Amartha Empower
Bisnis6 jam agoParagon Corp Luncurkan Bright Now by Wardah












