Dalam jejaring WhatsApp beredar pesan berantai yang menyebutkan Kementerian Kesehatan RI menyatakan akan terjadi ledakan kasus Covid-19 yang sangat luar biasa di Provinsi Jawa Timur.
Konon, pesan berantai itu juga menyertakan narasi yang menyebutkan beberapa kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur mengalami peningkatan jumlah pasien terinfeksi Covid-19, diantaranya menyebutkan Madiun 11.876 kasus, Magetan 300 kasus dan Kediri 575 kasus.
Hasil penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan fakta informasi dalam pesan berantai itu tidak benar dan bukan berasal dari sumber kredibel.
Kepala Dinas Kominfo Jawa Timur Benny Sampirwanto memastikan kabar tersebut adalah hoaks.
“Tidak ditemukan informasi yang menyebutkan bahwa Kemenkes RI menyampaikan informasi bahwa akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Timur dan jumlah kasus yang disebutkan pada pesan berantai tersebut berbeda dengan rilis kasus harian yang dikeluarkan gugus tugas Covid-19 Jawa Timur,” tegas Benny. (rls)
Pemerintahan3 hari agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Jabodetabek6 hari agoAmankan Gedung SMA & SMK Triguna Utama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Selamatkan Aset Negara
Hukum5 hari agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur
Pemerintahan5 hari agoGubernur Banten Tinjau Pelayanan RSU Kota Tangsel, Benyamin Davnie Pastikan Kualitas Layanan Terus Ditingkatkan
Pemerintahan3 hari agoIdulfitri 1447 H, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah










