Lifestyle
Menjaga Kebersihan saat Ibadah Haji

Menjaga kebersihan atau higienitas saat ibadah haji adalah langkah awal untuk mencegah penyakit. Kuman penyakit dapat secara mudah ditularkan melalui tangan, makanan, dan minuman yang kemudian masuk ke mulut.
Supaya ibadah haji dapat berjalan lancar, simak tips menjaga kebersihan pada ulasan berikut ini.
Tips menjaga kebersihan saat ibadah haji
Padatnya aktivitas terkadang membuat banyak orang lupa pentingnya kebersihan. Kebersihan dapat dimulai dari diri sendiri, di mana pun dan kapan pun Anda beraktivitas di Tanah Suci.
Pada dasarnya, Islam juga mengajarkan dan mengajak jemaah untuk memperhatikan kebersihan melalui wudhu sebagai ketentuan wajib sebelum salat. Penerapan kebersihan ini alangkah baiknya dilakukan. Setidaknya meminimalkan risiko penyakit umum yang dialami jemaah, seperti diare, disentri, hepatitis, dan gangguan pernapasan.
Tentu jemaah haji dapat senantiasa sehat dengan melakukan langkah sederhana ini dalam menjaga higienitas saat ibadah.
1. Kebersihan personal

Cuci tangan adalah hal penting dalam menjaga kebersihan di manapun Anda berada, termasuk saat menjalankan ibadah haji. Cuci tangan dengan air mengalir dan bersihkan dengan sabun, terutama saat Anda makan, ke toilet, dan bersentuhan dengan orang sakit.
Jangan lupa untuk mandi dengan air hangat dan sabun, keramas dengan sampo, sikat gigi dengan sikat sendiri, serta rutin memotong kuku untuk mengurangi risiko penularan kuman penyakit.
2. Menjaga kebersihan makanan


Makanan yang tidak terjaga kebersihannya dapat menjadi media penularan penyakit yang mudah. Anda bisa mencegah keracunan makanan dengan menyimpan makanan dan menjaga kebersihan dengan benar.
Misalnya, mencuci tangan sebelum menyentuh makanan mentah. Saat hendak memasak di dalam penginapan, Anda bisa mencuci sayur dan buah serta daging dengan air mengalir.
Bila Anda membeli makanan, pastikan makanan tersebut dimasak betul. Hindari membeli makanan yang dijual di pinggir jalan, karena higienitas belum tentu terjaga. Saat makanan akan dibawa pulang, jangan lupa untuk membungkus makanan dan tutup rapat agar tak ada debu yang menempel.
3. Menjaga kebersihan lingkungan saat ibadah haji


Tidak hanya dari makanan, penularan penyakit juga bisa terjadi ketika kebersihan di lingkungan tidak terjaga. Menjaga kebersihan saat ibadah haji perlu diterapkan, misalnya selalu buang sampah pada tempatnya.
Membuang sampah dengan tepat, berarti Anda turut membantu jemaah lain dan diri sendiri terhindar dari penyakit. Jangan lupa untuk cuci tangan setelah Anda membuang sampah.
Sampah dalam bentuk apapun dapat menjadi tempat kuman bersarang. Ketika seseorang berkontak fisik dengan sampah yang dibuang tidak pada tempatnya, risiko penularan penyakit lebih tinggi.
4. Bercukur tidak sembarangan


Tahallul merupakan salah satu rangkaian wajib para lelaki saat menjalankan ibadah haji yang disimbolkan dengan mencukur rambut. Jika tiba saat mencukur, usahakan untuk bercukur di tempat salon yang bersih dan telah tersertifikasi.
Tempat bercukur yang terautorisasi biasanya di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan Arab Saudi. Biasanya tempat cukur ini tersebar di sekitar Tanah Suci.
Anda berhak untuk memastikan alat yang dipakai dibersihkan terlebih dulu. Infeksi bisa ditularkan melalui darah yang tersisa pada alat cukur. Memastikan kebersihan ini dapat meminimalkan risiko penularan penyakit.
5. Hindari keramaian dan tetap konsumsi vitamin C


Menghindari tempat yang terlalu ramai merupakan upaya menjaga kebersihan diri saat ibadah haji. Meskipun sulit karena banyak sekali jemaah yang datang dari seluruh dunia, usahakan ketika sedang tidak beribadah, Anda tetap berjarak dengan keramaian.
Kepadatan lingkungan dapat memudahkan penularan penyakit dari satu individu ke individu lainnya. Oleh karena tak seorang pun tahu riwayat penyakit dari orang lain yang berada di sekitar kita.
Selain menjaga kebersihan diri saat ibadah haji, jangan lupa untuk mengonsumsi vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Mengonsumsi suplemen daya tahan tubuh yang mengandung vitamin C, Vitamin D, dan Zinc dalam format effervescent (tablet larut air).
Jangan lupa untuk selalu minum air yang banyak agar tubuh terhindar dari dehidrasi.
Dengan menjaga kebersihan diri saat haji, Anda pun akan terhindar dari kuman penyakit yang bisa mengganggu ibadah di Tanah Suci.
Kabartangsel.com
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Banten6 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten
Techno2 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System























