Connect with us

Lifestyle

Minyak Esensial untuk Flu, Jenis-Jenisnya, dan Kegunaannya

Flu adalah salah satu penyakit yang paling sering diderita dan penularannya pun mudah terjadi. Walau tergolong penyakit ringan, gejala flu seperti sakit kepala dan demam tentu tetap mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Untungnya ada beragam cara untuk mengatasi dan meringankan gejala sakit flu, salah satunya dengan pengobatan alternatif seperti pemakaian minyak esensial.

Jenis minyak esensial yang baik untuk mengatasi flu

Manfaat minyak esensial sudah dikenal sejak beratus tahun yang lalu. Selain wanginya yang memberi efek menenangkan, minyak esensial juga dapat mengatasi berbagai penyakit.

Meskipun kegunaannya untuk mengobati flu belum sepenuhnya diakui, sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2010 menunjukkan adanya penurunan yang signifikan terhadap aktivitas penyebaran virus flu setelah pemakaian minyak esensial.

Berikut adalah beberapa jenis minyak esensial yang dapat membantu mengatasi flu.

Advertisement

Minyak kayu putih

perbedaan minyak telon dan minyak kayu putih

Siapa yang tak kenal minyak kayu putih? Minyak yang satu ini adalah jenis yang paling mudah didapatkan terutama di Indonesia. Banyak produk obat hirup dan balsem yang menggunakan ekstrak kayu putih sebagai salah satu bahannya.

Minyak kayu putih dapat mengatasi gejala flu seperti batuk-batuk serta membantu mengeluarkan lendir dari dalam tubuh. Hal ini sekaligus mengatasi masalah lain seperti sesak nafas dan hidung tersumbat.

Kandungan eucalyptol dalam minyak kayu putih juga memiliki efek anti mikroba yang dapat melawan bakteri penyebab penyakit.

Advertisement

Minyak kayu manis

sumber: Natural Health

Tidak hanya digunakan untuk masakan, kayu manis yang wanginya harum ini juga memiliki manfaat untuk kesehatan.

Minyak esensial kayu manis dipercaya dapat menjadi pengobatan alternatif untuk berbagai penyakit seperti flu, batuk, dan sembelit. Kandungan cinnamaldehyde di dalamnya dapat mengurangi peradangan dan berperan sebagai anti-mikroba untuk melindungi tubuh dari bakteri penyakit.

Selain itu, penggunaan minyak kayu manis dapat membantu membuat tubuh terasa lebih hangat dan mengurangi reaksi menggigil.

Minyak pohon teh

masker wajah minyak pohon teh

masker wajah minyak pohon teh

Minyak pohon teh mungkin lebih dikenal akan khasiatnya dalam mengatasi masalah jerawat. Namun, minyak esensial pohon teh ternyata dapat digunakan untuk mencegah penyakit flu. Jika Anda menggunakannya dengan alat diffuser, komponen antivirus dan antiseptik dalam minyak ini akan membantu membersihkan udara dari bakteri penyebab flu serta mempersingkat durasi penyakit.

Minyak lemon

Lemon merupakan buah yang kaya akan vitamin C dan antioksidan. Antioksidan sendiri sudah banyak diketahui sebagai penetralisir reaksi dari radikal bebas yang dapat menimbulkan penyakit. Bersama dengan kandungan vitamin C, minyak ini akan membantu Anda agar lebih mudah bernafas.

Advertisement

Minyak lemon juga bersifat anti-radang sehingga dapat meringankan gejala demam seperti batuk dan nyeri tubuh.

Minyak Chamomile

Bunga chamomile adalah jenis tumbuhan dengan tingkat antioksidan yang tinggi. Tentunya minyak esensial yang dibuat dari ekstrak bunga ini dapat melawan bakteri penyakit flu dengan meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Sebuah penelitian juga menyatakan bahwa chamomile memiliki komponen yang dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks sehingga bisa membantu tidur lebih cepat, hal ini tentunya baik bagi Anda yang memiliki masalah susah tidur saat demam. Menghirup aroma minyaknya pun dapat mengurangi stress.

Cara menggunakan minyak esensial untuk sakit flu

Penggunaan minyak esensial untuk mengobati sakit flu bisa dilakukan dengan berbagai cara. Terdapat dua cara paling dasar yaitu dengan diaplikasikan pada kulit atau dihirup aromanya. Pemakaian juga harus berhati-hati dan tidak boleh sembarangan.

Advertisement

Jika ingin dioleskan pada kulit, campurlah minyak esensial dengan minyak lainnya seperti minyak zaitun atau minyak jojoba. Hal ini perlu dilakukan agar tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Oles secukupnya pada area yang diinginkan, lalu pijat dengan lembut. Untuk cara yang lebih praktis, hirup aroma minyak esensial dari botolnya langsung dan jangan dilakukan terlalu lama.

Pilihan lainnya, gunakan alat diffuser untuk memudahkan penyebaran minyak esensial ke udara. Jika tidak memiliki alat tersebut, Anda dapat meneteskan minyak esensial ke dalam mangkuk berisikan air panas sebanyak tujuh tetes lalu hirup uapnya.

Pengobatan flu dengan minyak esensial memang tergolong aman, namun ada baiknya bagi Anda untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter atau ahli agar efeknya tidak mengganggu kesehatan.

Kabartangsel.com

Advertisement

Source

Populer