Hukum
Ngaku Di-hack, Istri Andre Taulany Belum Tentu Pelaku Penghinaan Prabowo

Kabartangsel.com – Polisi masih mendalami laporan atas dugaan penghinaan terhadap capres 02 Prabowo Subianto melalui akun Instagram pribadi istri Andre Taulany, Erin Taulany. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa pelapor tidak menuliskan nama terlapor dalam laporannya, melainkan hanya sebuah akun Instagram.
“Jadi dalam LP-nya itu terlapor dalam lidik (penyelidikan), tapi di situ ada nama akun. Nama akun itu ‘kan belum tentu yang melakukan, kadang orang lain menggunakan akun apa ‘kan bebas, jadi jangan salah sangka,” kata Kombes Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, kamis (25/4/2019).
Kombes Argo menuturkan bahwa pihaknya belum memastikan kalau terlapor dalam kasus itu adalah Erin Taulany. “Jadi terlapor masih dalam lidik di situ. Kita itu masih dalam penyelidikan,” terangnya.
Kombes Argo menuturkan bahwa dalam waktu dekat penyidik akan memeriksa pelapor. “Nanti penyidik akan klarifikasi sama pelapor, kemudian sama saksinya, seperti apa kejadiannya,” tuturnya.
Sebelumnya Erin Taulany membantah tudingan penghinaan tersebut dan mengaku akun Instagramnya telah dihack oleh orang yang tidak bertanggung jawab. (BHR)
Pemerintahan5 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Serba-Serbi3 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara
Jabodetabek3 minggu agoSama-sama Raih Warta Kota Awards, PAM Tangsel dan PAM Depok Berangkat dari Fondasi Berbeda
Otomotif5 hari ago6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan
Tokoh3 minggu agoDirum Perseroda PITS: Agus Supadmo, Aktivis yang Memilih Pulang dan Bekerja untuk Kotanya

























