Banten
Pefindo Berikan Peringkat idAA- Untuk BJB

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA- kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR).
“Selain peringkat idAA- kepada Bank Jabar Banten, kami juga berikan prospek tetap negatif kepada mereka terhadap obligasi VII/2011 yang telah diterbitkan,” ujar Analis Pefindo, Hendro Utomo, saat bincang-bincang bersama wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (13/11/2014).
Dia menjelaskan, prospek tetap negatif yang diberikan kepada BJBR terkait kualitas aset yang lemah dan kinerja profitabilitas yang mengalami penurunan. Keterbatasan tim manajemen diperkirakan dapat menghambat usaha BJBR untuk memperbaiki kondisi keuangan mereka.
Adapun untuk peringkat idAA- BJBR mencerminkan posisi usaha yang kuat, pasar captive di wilayah Jawa Barat dan Banten, serta profil permodalan yang kuat. Namun, masih dibatasi oleh rasio Net Performing Loan (NPL) yang tinggi dan terkonsentrasinya sumber pendanaan.
Sementara itu, Dyah Puspita Rini yang juga salah satu analis Pefindo menegaskan, peringkat BJBR dapat diturunkan, jika perseroan tidak berhasil memperbaiki kualitas aset dan profitabilitas.
Adapun posisi prospek tetap negatif obligasi VII/2011 bisa berubaah menjadi stabil, jika BJBR bisa memperbaiki rasio NPL dan efisiensi usaha secara signifikan dan berkelanjutan.
“Dari beberapa hal itu lah yang membuat peringkat dan prospek obligasi mereka menjadi lebih baik. Itu yang harus mereka lakukan,” tutupnya. (mt/kt)
Pemerintahan5 hari agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Pemerintahan6 hari agoIdulfitri 1447 H, Benyamin Davnie Ajak Warga Tangsel Perkuat Silaturahmi dan Ukhuwah
Techno1 hari agoTrafik Data Indosat Melonjak 20 Persen Selama Mudik Lebaran 2026
Techno1 hari agoAplikasi WhatsApp Resmi Hadir di Smartwatch Garmin
Hukum1 hari agoRespons Layanan 110, Polres Tangsel Evakuasi Pohon Tumbang dan Atur Lalin di Pamulang
Bisnis13 jam agoAmartha Financial Rilis Amartha Empower
Bisnis13 jam agoLink Group Rilis Film Horor “Aku Harus Mati”
Bisnis13 jam agoParagon Corp Luncurkan Bright Now by Wardah











