Pemerintahan
Pemkot Tangsel Terima Kunker DPRD Kota Semarang
Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menerima kegiatan kunjungan kerja (Kunker). Kali ini giliran rombongan dari DPRD Kota Semarang yang ingin mengetahui tentang pengembangan potensi ekonomi di Kota Tangerang Selatan.
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang – Ahmadi, mengatakan, keterbukaan informasi publik telah berjalan dengan baik. Salah satunya ketika rombongan pertama kali memasuki gedung terpampang daftar nama-nama seluruh komoditi pokok berikut harga yang beredar di pasaran.
“Dengan begitu masyarakat menjadi tahu harga sembako,” kata Ahmadi, di gedung Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan, Serpong, Selasa, 19 Februari 2013.
Ahmadi menambahkan, pihaknya bertandang ingin melakukan studi komparasi tentang pengelolaan perekonomian di Kota Tangerang Selatan, khususnya di bidang koperasi dan perdagangan. Meski di Kota Semarang sendiri angka kemiskinan saat ini telah mengalami penurunan mencapai dua persen dari sebelumnya.
“Mudah-mudahan kami mendapatkan informasi terkait pengembangan usaha mikro kecil dan menengah karena RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) kami mengamanatkan untuk menekan angka kemiskinan,” jelasnya.
Di tempat sama, Staf Ahli Bidang Pembagunan Kota Tangerang Selatan – Chaerul Soleh, mengatakan sebagai kota perdagangan dan jasa, para tamu wakil rakyat dapat dengan mudah melihat, sekaligus mencicipi beragam sajian kuliner. Industri restoran dan rumah makan ini terus tumbuh dan berkembang sehingga menjadikan kawasan Serpong dan sekitarnya menjadi surga wisata kuliner.
“Dalam upaya kemajuan kuliner ini, di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan bukan hanya pada bidang Kantor Pariwisata atau Dinas Perdagangan saja yang ikut bantu. Seperti Dinas Kesehatan pun ikut, yakni dalam hal bimbingan dan pengawasan bagaimana menyediakan makanan sehat dan tempat yang bersih,” terang Chaerul.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Nurdin Marzuki, menjelaskan, dalam upaya program pengentasan kemiskinan. Pemerintah Daerah setempat telah membuat sejumlah program khusus kemandirian warga berupa koperasi dan bantuan alat kerajinan tangan untuk para pelaku UMKM.
Masalah dana bergulir dari berbagai macam sumber,pemerintah pusat dan swasta yang ditujukan untuk membantu peningkatan ekonomi kerakyatan, sambung Nurdin. Pemerintah Daerah setempat terus melakukan sosialisasi kepada para pelaku koperasi dan UMKM dengan melibatkan langsung pejabat dari Kementerian Koperasi.
“Sosialisasi sebelum menyerahkan bantuan selalu memberikan pertangungjawabkan dana bantuan yang sudah diberikan manakalah apa dan bagaimana yang dilakukan. Dana begulir gampang-gampang susah menyampaikan informasi kepada pelaku atau stackholder (pemangku kepentingan) lainnya,” terang Nurdin.
“Koperasi dan kerajinan tangan merupakan usaha kerakyatan dan sudah terbukti produk hasil kerajinan dari kami ini sudah ekspansi sampai ke luar negeri.
Dari pemerintah, bagaimana mereka memahami pengajuan dana bergulir yang direkomendasikan dari dinas,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Novyarani, Kepala Bagian Pembangunan Yanuar, Kepala Bidang Perindustrian Ferry Payacun, sejumlah pejabat daerah lainnya.(bpti-ts)
Pemerintahan4 hari agoWakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan Resmikan Rumah Pastori GPIB Jurang Mangu
Bisnis6 hari agoIndah Kiat Tangerang Raih PROPER Hijau 2025
Nasional6 hari agoMotor Berlogo BGN Viral, Dadan Hindayana: 25.000 Unit Dipesan di tahun 2025
Nasional4 hari agoMomen Wapres Gibran Rakabuming Raka Dampingi Presiden Prabowo pada Rapat Kerja Pemerintah
Tips6 hari agoRekomendasi AC Low Watt Terbaik 2026 untuk Di Rumah yang Hemat Listrik dan Cepat Dingin
Hukum4 hari agoPolsek Pagedangan Polres Tangsel Dampingi Pemasangan Larangan Buang Sampah di TPS Ilegal Jatake
Pemerintahan4 hari agoSekda Bambang Noertjahjo Tegaskan Pentingnya Penguatan dan Inovasi Layanan BLUD Kesehatan di Tangsel
Nasional4 hari agoPenerimaan Zakat, Infak, dan Sedekah Rumah Zakat Tembus Rp468 Miliar di Tahun 2025





















