Nasional
Perjuangan Warga Menyelamatkan Diri dari Kebakaran Hutan Kalifornia

Kabartangsel.com, KALIFORNIA – Kebakaran dahsyat telah menghancurkan Kalifornia, AS. Bencana ini membuat beberapa orang terpaksa mencari cara dan menyusun strategi agar dapat bertahan hidup.
Contohnya, di bagian Utara beberapa warga yang terlantar, selamat dari kebakaran karena menyeberang dari waduk untuk mencapai pulau terpencil. Bahkan binatang juga ikut melarikan diri dari kobaran api yang mengerikan.
Satu kelompok warga berhasil mencapai pulau terpencil. Mereka diselamatkan oleh warga setempat dengan perahu dayung. Beberapa orang dengan luka bakar dan seorang pria berusia 90 tahun dengan dugaan hipotermia akhirnya dibawa ke rumah sakit. “Itu adalah kisah penyelamatan yang sebenarnya,” kata Kepala Divisi Pemadam Calar Garrett Sjolund.
Di Kota Paradise yang sudah hancur, seorang perawat mengendarai kendaraannya, melewati api untuk menyelamatkan pasien rumah sakit. Ada juga sukarelawan yang menawarkan menampung penduduk yang sakit atau lansia di antara ribuan orang yang terlantar akibat kebakaran.
Seorang veteran Perang Dunia II berusia 93 tahun, Lee Brundige meninggalkan rumahnya di Paradise dengan mengendarai mobilnya sendiri. Dia ditemukan oleh sepasang kekasih Josh Fox dan Tracy Grant (BBC)
Hingga saat ini, 76 orang dinyatakan tewas dan lebih dari 1.000 orang hilang akibat kebakaran terbesar dalam sejarah di Kalifornia. Banyak yang berusia 80-an atau 90-an, masih belum ditemukan.
Seorang veteran Perang Dunia II berusia 93 tahun, Lee Brundige meninggalkan rumahnya di Paradise dengan mengendarai mobilnya sendiri. Dia ditemukan oleh sepasang kekasih Josh Fox dan Tracy Grant yang bertemu dengannya saat membagikan hamburger kepada warga yang terlantar.
Grant mengatakan Brundige menolak tinggal di rumah mereka. Dia lebih memilih tidur di kendaraannya. Lalu, pasangan itu mengerti dan memberinya bantal dan selimut.
“Saya tidak suka meninggalkannya di sana, tetapi dia sangat mandiri,” kata Grant dilansir dari BBC.
Dia juga menambahkan bahwa mereka memahami kesedihan Brundige, karena di rumahnya itu terdapat kenangan bersama istrinya. (iml/JPC)
Pemerintahan6 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan5 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan6 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Pemerintahan6 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Nasional5 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf
Nasional5 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Langsung Kondisi Warga Kampung Waso dengan Sepeda Motor
Pemerintahan5 hari agoHUT ke-81 RI, Perangkat Daerah Pemkot Tangsel Adu Kekompakan Lewat Beragam Lomba









































