Hukum
Polisi Mendapat Laporan Penemuan 4 Mayat di Lokasi Berbeda

Kabartangsel.com – Polda Metro Jaya mendapatkan laporan penemuan 4 mayat pada Jumat (22/3/2019) kemarin. Penemuan mayat pertama terjadi di Jalan Pluit Timur B No 1 Rt. 017/006, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Korban diketahui seorang perempuan berinisial K (41) dan ditemukan sudah meninggal dunia di TKP dengan kondisi terjepit lift dan tembok perbatasan saar korban kerja di lantai 3. “Penyebab kematian korban diduga karena terjebit lift dan tembok pembatas,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada pmjnews.com, Sabtu (23/3/2019).
Korban kedua berinisial ES (53) ditemukan sudah tak bernyawa di Jalan Raya Legok, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. “Menurut keterangan para saksi, korban melintasi TKP dengan mobil Daihatsu Xenia warna hitam dalam keadaan terjebak macet,” ujar Kombes Argo.
“Tidak lama kemudian korban tidak sadarkan diri dan mobil tidak bergerak yang mengakibatkan macet, tidak lama kemudian saksi yang melihat korban tidak bergerak mengambil inisiatif untuk memecahkan kaca mobil dan mobil tersebut di dorong ke pinggir jalan,” sambungnya.
Melihat korban tidak bergerak lalu saksi membawa korban ke Rumah Sakit Siloam Karawaci dan pada saat itu dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. “Lalu saksi menelpon istri korban dan tidak lama kemudiain istri korban datang, tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Korban meninggal dunia diduga karena sakit dan menurut istri korban, korban mempunyai riwayat penyakit darah tinggi,” jelas Kombes Argo.
Sedangkan mayat ketiga ditemukan di empang atau penampungan air Revo Town, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Awalnya korban berinisial AM yang mengalami keterbelakangan mental mengikuti bapaknya mulung sampah dan barang bekas di Revo Town dan dikumpulkan di lapak milik Harahap.
Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB, korban sudah tidak terlihat sehingga saksi berusaha mencari. Sekitar pukul 21.00 WIB, saksi melihat sandal yang biasa dipakai korban mengambang diempang/penampungan air tidak jah dari lapak tempat saksi bekerja.
“Kemudian saksi dibantu warga menguras penampungan air dengan mesin pompa kemudian sekitar pukul 03.10 WIB korban ditemukan di dasar empang dalam kondisi sudah meninggal,” ujar Kombes Argo.
Mayat terakhir ditemukan di dalam Tol Lingkar Luar Jakarta Km 33.900, Cipayung, Jakarta Timur. “Korban belum diketahui (penyebab meninggalnya), selanjutnya mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk divisum, selanjutnya kejadian tersebut ditangani Polsek Cipayung,” pungkas Kombes Argo. (BHR)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental























