Ns Nining Ratnasari SKep (29 tahun) adalah seorang perawat yangtelah bertugas di RS Hermina Bekasi selama empat tahun. Nining mulai kuliah pada 2009 dan menamatkan profesi keperawatannya pada 2015. Dia adalah salah satu lulusan terbaik Prodi Keperawatan di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat (Fikes) UIN Jakarta.
Perawat Nining mengukir prestasi sebagai mahasiswa dengan Nilai Tertinggi I pada Uji Kompetensi Ners Angkatan ke-6. Penghargaan ini diberikan oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI). Selain tertinggi, nilai uji kompetensi keperawatan yang diraih Nining berhasil mengalahkan nilai rekan-rekan seangkatannya dari berbagai kampus besar di Indonesia.
Wakil Dekan Bidang Akademik Irma Nurbaeti SKp MKes SpMat PhD terkesan pada sosok Nining sebagai pembelajar yang tekun sekaligus keras. Teman-teman di bangku kuliah mengenalnya sebagai mahasiswa yang baik hati, rajin dan pintar. Di sela-sela kepadatan jadwal belajar dan praktikum saat kuliah, Nining masih aktif berorganisasi di Dewan Mahasiswa (DEMA) dan Himpunan Mahasiswa (HM).
Berawal pada 3 September 2020, Nining merasakan munculnya gejala demam. Dia pun harus dirawat di RS Hermina Bekasi, tempat kerjanya selama ini. Saat itu Nining hanya mengirimkan pesan ke ibundanya bahwa dirinya harus dirawat karena demam.
Selang dua hari kemudian, Nining mengabari ibundanya, “Mah, doain Nining ya. Nining sesak nafas.”Dengan suara serak Ibundanya membalas, “Mamah doain terus Nining.”
Selama pandemi, Nining telah beberapa kali diperiksa dengan menggunakan alat diagnostik cepat (rapid diagnostic test atau RDT) oleh rumah sakit tempatnya bekerja dan hasilnya selalu non-reaktif. Sampai akhirnya pemeriksaan apus tenggorok menunjukkan adanya infeksi virus SARS-Cov-2. Nining diduga terpapar saat menjalankan tugasnya sebagai perawat.
Hingga sekitar seminggu setelah menjalani opname akibat paparan Covid-19, tepatnya pada10 September 2020, Nining dirujuk ke RS Fatmawati dan dirawat di ruang ICU karena kondisinya terus menurun. Setelah dirawat intensif, satu-satunya anak perempuan dari tiga bersaudara ini berpulang ke Rahmatullah pada 21 September 2020 pukul 13.40 WIB.
Bukan hanya ibunda yang berduka karena kehilangan seorang anak baik dan berbakti pada orang tuanya, seluruh keluarga besar Fikes UIN Jakarta juga merasakan hal yang sama.
Selamat jalan Ns Nining, Engkau orang baik, rela berkorban demi kehidupan orang lain dan menjalankan tugas mulia. Semoga husnul khotimah.
Sumber: https://nakes.laporcovid19.org/kisah/5f6b30a2cd3e683bdd0aa1b0, 21 September 2020. (uinjkt.ac.id)
Tangsel4 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Terima Reses DPRD Provinsi Banten, Bahas SPMB, Usulan Penambahan SMA Negeri hingga Pengendalian Banjir
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan3 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Tangerang Selatan4 minggu agoDara Swandana dan Aiman Rasyapradipta Rangkuti Wakili Tangsel di Youth City Changers APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoBenyamin Davnie: Pemkot Tangsel Dukung LANTIP Perkuat Program Kesehatan dan Pemberdayaan Lansia
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku














