Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau gelaran Serbuan Vaksinasi Nasional TNI-Polri yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-75 Tahun 2021, di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Sabtu (26/06/2021) pagi.
Tiba di lokasi sekitar pukul 09.50 WIB, Presiden yang terlihat didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kepala BNPB Ganip Warsito langsung berkeliling meninjau pelaksanaan vaksinasi, mulai dari pendaftaran, penapisan, dan penyuntikan dosis vaksin COVID-19 kepada masyarakat. Di sela peninjauan, Kepala Negara juga terlihat berbincang dengan masyarakat penerima vaksin.
Tak hanya di Lapangan Bhayangkara, kegiatan yang menarget masyarakat sebanyak satu juta orang per hari ini juga dilakukan serentak pada 34 wilayah kepolisian daerah (polda) di seluruh Tanah Air, yang turut ditinjau Presiden Jokowi melalui telekonferensi.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas acara vaksinasi massal pada pagi hari ini yang dikerjakan secara serentak di seluruh polda, di seluruh kodam, dan bekerjasama dengan pemerintah daerah,” ujar Kepala Negara dalam keterangan persnya usai peninjauan.
Lebih lanjut Presiden meminta agar target harian vaksinasi sebanyak satu juta dosis dipertahankan hingga bulan Juli. Sedangkan, di bulan Agustus target tersebut ditingkatkan menjadi dua kali lipatnya.
“Saya berharap dimulai hari ini target satu juta vaksin [per hari] untuk seluruh penduduk Indonesia betul-betul terus kita jaga sampai nantinya bulan Juli. Nanti bulan Agustus akan kita beri target dua kali dari yang ada sekarang ini,” tuturnya.
Pada peninjauan kali ini, Kepala Negara juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah Kapolda yang tengah menggelar vaksinasi massal di wilayah masing-masing, yaitu Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Kapolda Sumatra Utara, Kapolda Sulawesi Selatan, Kapolda Kalimantan Timur, dan Kapolda Maluku.
Dalam dialog tersebut, selain memastikan vaksinasi massal berjalan dengan lancar sesuai target yang telah ditetapkan, Presiden juga menanyakan kesanggupan para Kapolda untuk meningkatkan target harian vaksinasi menjadi dua kali lipat.
“Sangat mampu Bapak Presiden, karena banyak yang menunggu masyarakat,” jawab Kapolda Kalimantan Timur dengan yakin.
Terkait hal tersebut, Presiden juga menginstruksikan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menyediakan pasokan vaksin untuk kebutuhan akselerasi vaksinasi tersebut.
“Ini di samping saya Pak Menkes, bagian Menteri Kesehatan adalah menyiapkan vaksinnya,” ujarnya.
Dalam dialog dengan Kapolda Jawa Tengah, Presiden Jokowi juga memberikan perhatian khusus mengenai penanganan COVID-19 di Kabupaten Kudus yang sempat mengalami lonjakan konfirmasi kasus positif.
“Kudus hari ini untuk angka [kasus] aktif turun menjadi 1.785 [orang], sebelumnya puncaknya 2.480 [orang]. Kemudian BOR-nya sudah turun [menjadi] 84 persen,” ujar Kapolda Jateng menjawab pertanyaan Kepala Negara. (rls/red)
Pemerintahan6 hari agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Jabodetabek3 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pendidikan7 hari agoEnglish 1 Luncurkan High Flyers 4.0
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan Buka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna ke-14 Tingkat Kota Tangsel
Pemerintahan6 hari agoBenyamin Davnie dan Andra Soni Tinjau Program Sekolah Gratis di SMA PGRI 56 Ciputat
Banten5 hari agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Banten5 hari agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air
Pemerintahan3 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting













