Kampus
Radikalisme dan Terorisme Bukan Budaya Bangsa Indonesia

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menilai bahawa gerakan radikalisme dan terorisme yang selama ini terjadi, bukan merupakan cerminan dari kepribadian luhur bangsa Indonesia.
“Gerakan radikalisme dan terorisme harus dilenyapkan di bumi Indonesia, karena itu bukan budaya kita,”ungkap Ketum HMI Komisariat Adab dan Humaniora Cabang Ciputat, Fikri Dikriansyah, Jum’at (29/01).
Dalam menangkal gerakan radikalisme dan terorisme, Fikri berpendapat, harus ada upaya yang serius dan berkelanjutan dari berbagai pihak supaya gerakan tersebut tidak menyebar luas di kalangan masyarakat.
“Kami berupaya untuk memberikan pemahaman secara persuasif kepada anggota kami tentang nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan inklusif,” paparnya.
Fikri menerangkan, pada dasarnya nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan tidak bertentangan. Antara keduanya, satu sama lain sejalan beriringan.

“Islam itu harus menjadi rahmat bagi seluruh alam, kapan pun dan dimana pun. Dan itu kami dapatkan di HMI,” tegasnya. (ris/fid)
Banten2 minggu agoHasil Dewa United vs Brisbane Roar 4-0, Rafael Struick Cetak Gol ke Gawang Mantan Klub
Sport2 minggu agoJadwal BRI Super League 2026/27 Pekan Perdana 4-6 September 2026
Nasional2 minggu ago5 Calon Ketum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoProfil 5 Calon Ketua Umum PBNU 2026-2031 yang Akan Dipilih Ahwa: Gus Kikin, KH Zulfa Mustofa, Gus Salam, Gus Yahya, dan Gus Rozin
Nasional2 minggu agoRais Aam PBNU: Pengertian, Tugas, Wewenang, dan Kedudukannya di NU
Nasional2 minggu agoProfil KH Abdul Hakim Mahfudz “Gus Kikin” Cicit Pendiri NU Hadratussyekh KH M Hasyim Asy’ari
Sport1 minggu agoFerry Paulus Soroti Ranking Indonesia di Asia Turun Gegara Kegagalan Persib dan Dewa United?
Sport2 minggu agoJersey Home & Away Musim 2026/27 Persita Tangerang, Angkat Filosofi “Zirah Pendekar Cisadane”





































