Tangerang Selatan
Sekda Bambang Noertjahjo: Laju Pertumbuhan Kota Tangsel Naik Signifikan

Saat ini laju pertumbuhan ekonomi mencapai angka tujuh persen. Artinya, pertumbuhan ekonomi meningkat signifikan.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Bambang Noerjtahjo, Kamis, (11/8/2022).
“Pertumbuhan ekonomi kita kemarin itu ada di angka 6,2 sampai 7 persen. Hanya, memang jangan lupa, laju pertumbuhan ekonomi ini sangat related dengan PDRB tidak dengan tingkat pendapatan. Ini perlu kita syukuri, Tangsel termasuk yang on the track recovery-nya cepet. Meskipun kalau kita bicara barameter tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan ekstrem ini muncul juga,” katanya.
Dijelaskan Sekda, laju pertumbuhan ekonomi yang baik pihaknya akan melakukan intervensi kebijakan untuk mendorong memperbaiki dan menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Kota Tangsel.
“Masyarakat Tangsel pada saat pandemi masih memiliki tingkat daya beli yang bagus. Ini terbukti transaksi tanah dan bangunan melalui BPHTB, itu tinggi. Hal ini menunjukan memang daya beli masyarakatnya masih sangat baik,” terang Sekda.
Sekda menjelaskan melihat capaian angka pertumbuhan ekonomi saat ini pun tak menargetkan bila angka pertumbuhan ekonomi di wilayahnya meningkat lagi dan angka tersebut sudah ideal.
“Itu kita anggap sebagai angka yang sudah sangat realistis. Karena buat kita juga angka tinggi tapi kalau implementasi lapangannya negatif kan bukan hal yang baik,” tegasnya.
Yang terpenting, lanjut Bambang, adalah konsisten untuk menjaga agar pertumbuhan ekonomi tetap stabil saat pandemi Covid-19. Justru, yang dikhawatirkan saat ini adalah adanya krisis global yang sekarang tengah terjadi di Eropa
“Yang paling susah adalah efek-efek turunan dari ekonomi global. Kita jangan lupa, kita bagian terdekat dari Jakarta. Itu biasanya akan sangat, sangat terpengaruh oleh kondisi itu. Kita sangat menjaga agar dampak itu tidak akan terlalu negatif,” ucapnya.
Dia menambahkan, untuk mengantisipasi bila terjadi krisi global Pemkot Tangsel sudah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk pemulihan ekonomi. Tentunya banyak program di organisasi perangkat daerah (OPD) yang targetnya memang mempercepat peulihan ekonomi.
“Programnya banyak sekali mulai dari UMKM-nya, kemudahan investasinya hingga kebijakan kita belanja infrastrukturnya. Apakah terkorelasi, kalau kita lihat ataupun digunakan teori dasar saja mungkin engga nyampe tapi kalau kita turunkan dengan berbagai macam formula dampaknya jelas kok. Expensesnya government ini insyallah menjadi penguat kondisi perekonomian di Tangsel,” tambahnya.
Kendati demikian, untuk detil jumlah anggaran yang alokasikan tersebut, Bambang mengaku tak hafal angkanya.
“Saya lupa banget kalau data karena banyak. Tapi yang jelas besar dan juga skala prosentasenya diatas batas minimal yang ditentukan oleh kementrian pusat,” pungkas Sekda. (WT)
Pemerintahan6 hari agoTagihan PBB Lama Muncul di SPPT 2026, Bapenda Tangsel Beri Penjelasan
Bisnis2 hari ago75 Persen Kelas Menengah Indonesia Tertekan secara Finansial
Bisnis2 hari agoIndofood Sponsori Film Animasi Garuda di Dadaku
Banten2 hari agoKomisi V DPRD Banten Siap Awasi Ketat Pelaksanaan SPMB 2026
Bisnis2 hari agoFujifilm Indonesia Bawa Kebahagiaan ke Panti Asuhan Lewat Program ‘First Family Photo’
Nasional2 hari agoJelang Hari Kartini, Selvi Gibran Rakabuming Dorong Penguatan Peran Perempuan dan Kesetaraan Gender dengan Kolaborasi Lintas Sektoral
Bisnis2 hari agoIsoplus Run Series 2026 Targetkan 17.000 Pelari
Bisnis2 hari agoPINTU Perkuat Edukasi dan Literasi Crypto bagi Generasi Muda
























