Pemerintahan
Selain Perekonomian Meningkat, Kemampuan Fiskal di Tangerang Selatan Juga Naik

Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) telah mampu meningkatkan kemampuan fiskalnya. Hal itu dibuktikan dengan kenaikan pendapatan daerah dari tahun ke tahun. (Baca juga: Perekonomian Tangerang Selatan Meningkat Signifikan)
Dijelaskan pendapatan daerah tahun 2014 mencapai Rp2,294 triliun naik sebesar Rp300 miliar jika dibandingkan tahun sebelumnya (2013) sebesar Rp1,9 triliun. Ditambah lagi lampauan target pendapat daerah dari target awal, yakni sebesar Rp142,4 miliar atau 106,62 persen.
Capaian lebih dari target tersebut merupakan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 118,9 persen atau sebesar Rp156,862 miliar. Artinya ada peningkatan 18,9 persen yang melampaui target PAD. Selanjutnya dana perimbangan Rp9,726 miliar atau 101,39 persen, berarti kenaikannya 1,39 persen.
“Instrumen penyokong PAD menjadi salah satu penyumbang lampauan tersebut,” tegasnya, Selasa, (25/8/2015).
Meskipun tren pendapatan daerah terus mengalami kenaikan, namun harus tetap mengoptimalkan perolehan pendapatan daerah yang lebih tinggi. Caranya dengan terus berupaya berinovasi melalui retribusi dan pajak daerah. (sm/kts)
Tangerang6 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport5 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport6 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional5 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis4 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas4 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional4 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden

























