Staf Khusus (Stafsus) Presiden, Putri Tanjung, bersama Menteri Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM), Teten Masduki menyelenggarakan program Pahlawan Digital Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) direncanakan akan berlangsung mulai 15 Agustus 2020, sampai puncaknya pada 28 Oktober 2020.
”UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian menjadi pihak yang terpukul selama masa pandemi ini. Tercatat 56% UMKM yang mengalami penurunan pendapatan dari total 64 juta UMKM di seluruh Indonesia akibat pandemi Covid-19,” bunyi rilis dari KemenkopUKM yang diterima setkab.go.id, Jumat (14/8).
Digitalisasi UMKM, menurut rilis tersebut, menjadi salah satu kunci penting untuk membuat UMKM bisa bertahan serta memperluas skala bisnis dan pasar. ”Namun hingga kini dari sekitar 64 juta populasi UMKM di Indonesia, baru 13 persen yang telah go digital,” bunyi rilis tersebut.
Di tengah harapan akan semakin banyaknya UMKM yang go digital, ternyata selama ini banyak innovator muda yang telah membantu mendigitalisasi UMKM di berbagai sektor. ”Mereka membuat inovasi dalam teknologi ataupun sistem untuk membantu UMKM “Naik Kelas”. Innovator muda inilah bisa kita sebut sebagai “Pahlawan Digital UMKM,” bunyi rilis tersebut.
Sebagai informasi, Pahlawan Digital UMKM adalah sebuah program yang hadir untuk memberi apresiasi kepada para inovator digital UMKM dan menjaring banyak innovator muda lain yang sudah memulai inovasi untuk membantu UMKM.
Dalam program ini Stafsus Presiden, Putri Tanjung, yang berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM, bertujuan untuk menemukan dan mendukung lebih banyak lagi tech start up, SaaS, dan/atau gerakan sosial yang bertujuan untuk membantu UMKM terdigitalisasi.
Salah satu target pencapaian dari program ini untuk mengumpulkan 10 pemenang terbaik yang akan menjadi mitra Kementerian Koperasi & UMKM untuk melaksanakan digitalisasi UMKM. Selain itu program ini juga membuka peluang agar para inovator digital yang telah terkurasi, bisa dipertemukan dengan modal ventura untuk mendapatkan investasi agar mereka bisa memperbesar skala usahanya dan membantu lebih banyak lagi UMKM terdigitalisasi.
Tidak hanya mencari para pahlawan digital, program ini juga memberikan pelatihan kepada para inovator muda untuk bisa lebih berdaya, serta memberi apresiasi para inovator – innvator yang selama ini telah membantu UMKM.
Setiap minggunya, Pahlawan Digital UMKM akan berbagi inspirasi dengan mengadakan talk show dengan para inovator digital yang selama ini membangun bisnisnya yang secara langsung atau tidak langsung membantu mendigitalisasi UMKM.
Program ini dimulai pada 15 Agustus 2020, jam 14.00 WIB dan nantinya Menteri Koperasi dan UKM bersama penggagas Pahlawan Digital UMKM Putri Tanjung akan berbincang bersama CEO Titipku Henri Suhardja dan CEO Wahyoo Peter Shearer untuk berbagi inspirasi terutama kepada anak muda Indonesia. ”Wahyoo dan Titipku adalah dua di antara banyak sekali inovator digital yang berkembang pesat dan telah membantu ribuan UMKM intuk go digital dan naik kelas,” bunyi rilis tersebut di akhir. (sk/fid)
Pemerintahan7 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis6 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Pemerintahan7 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional6 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional6 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall













