embatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kota Tangerang Selatan, Banten, diperpanjang hingga 12 Juli 2020. Akibatnya, UIN Jakarta terpaksa membatalkan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada kegiatan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun akademik 2020/2021.
Keputusan tersebut ditetapkan berdasarkan hasil rapat panita lokal (Panlok) UTBK-SBMTN UIN Jakarta yang digelar di Gedung Akademik, Kamis (2/7/2020).
“Dengan mempertimbangkan keamanan, keselamatan, dan kesehatan calon mahasiswa baru, UTBK di UIN Jakarta dibatalkan,” kata Kepala Bagian Akademik, Rasiin.
Keputusan pembatalan UTBK di UIN Jakarta didasarkan kepada surat rekomendasi Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tangsel Nomor 360/176/Sekretariat/2020 yang ditandatangani ketuanya, Benyamin Davnie.
Surat tersebut merupakan jawaban atas surat permohonan rekomendasi yang disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Negeri Jakarta Suyono selaku Panlok Wilayah DKI Jakarta.
“Jadi, sekarang sudah ada kepastian bahwa UIN Jakarta tidak termasuk yang direkomendasikan sebagai lokasi pelaksanaan tes UTBK,” tandasnya.
Sebelumnya, UIN Jakarta termasuk perguruan tinggi negeri yang ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan UTBK di zona Jakarta tahun ini. Seluruh persiapan sudah dilakukan, termasuk sarana komputer yang akan digunakan peserta ujian.
Namun, karena lokasi UIN Jakarta, yakni di Kota Tangsel, berada di zona merah penyebaran Covid-19, tes UTBK pun ditiadakan.
Sesuai jadwal, tes UTBK akan digelar dalam dua tahap dengan dua sesi. Tahap pertama pada 5-15 Juli 2020 dan tahap kedua pada 20-29 Juli 2020. Sedangkan pengumuman hasil UTBK akan dilakukan pada 20 Agustus 2020. (rls)
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Pemerintahan4 minggu agoTinjau SMAN 1 Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie dan Gubernur Andra Soni Pastikan Program MBG dan SPMB Berjalan Optimal
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia













Amin mulyani
Jumat, 3 Juli 2020 / 17:33 WIB at 5:33 pm
Saya sangat kecewa denfan keputusan ini lalu bagai mana debgan nasib anak anak yang sudah mendaftar