Serpong Utara
Tarif Jalan Pintas Pembuatan KTP Tangsel di Kelurahan Pakulonan Dibanderol Rp 600 Ribu

Oknum di Kelurahan Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel) kenakan tarif pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebesar Rp 600 ribu. Pengakuan itu dilontarkan oleh Simamora, warga Kampung Baru Utara, RT 003/01, Kelurahan Pakulonan.
“Staff kelurahan mengatakan bisa melalui jalan pintas, dan itu di banderol enam ratus ribu,” ujar Simamora yang kala itu hendak mengurus KTP bersama istrinya.
Keluhan serupa di alami Usman Yamin. Saat mengurus surat keterangan tinggal dari Sahid, Ketua Rukun Tetangga (RT) 003/01, dirinya ditawarkan harga serupa yakni Rp 600 ribu untuk 1 KTP.
“Biaya enam ratus ribu itu juga untuk warga yang sudah punya data di Tangsel. Kalau seperti saya pindahan dari Kota Tangerang, dipatok dengan harga yang lebih tinggi,” keluh pria yang sehari-hari berjualan burung tersebut.
Namun, Usman yang tidak memiliki uang sebesar itu, akhirnya memutuskan untuk mengurus KTP sesuai prosedur, lengkap dengan semua persyaratan yang dibutuhkan, seperti fotokopi KTP suami istri, surat pindah dari daerah asal, fotokopi ijazah, akta kelahiran, pas poto suami istri, fotokopi surat nikah.
Sayangnya, setelah memasukkan berkas di kelurahan, Usman Juga dihadapkan oleh persoalan serupa. Bahkan, hingga hampir satu bulan, berkas yang diajukan tetap tertahan di kelurahan.
“Bertele-tele, kelengkapan semua persyaratan tidak dikatakan diawal. Saat memenuhi satu persyaratan, persyaratan lain muncul. Hingga memakan waktu hampir satu bulan,” ketusnya.
Saking kecewanya, Usman akhirnya mencabut lagi berkas yang sebelumnya sudah dimasukkan ke Kelurahan Pakulonan. “Saya kecewa. KTP kan hak saya sebagai warga negara. Kok membuatnya masih dipersulit sih,” ujar Usman kecewa.
Sebagai warga Negara, Usman merasa tidak ada solusi. Pedagang burung itupun berencana untuk mengadukan hal ini ke Komnas HAM.
“Bila dari tingkat RT dan kelurahan saja tidak mampu, saya harus kemana lagi untuk mengurus hak saya sebagai warga negara. Saya akan adukan hal ini ke Komnas HAM,” tegasnya. (k6/kt)
Nasional6 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Bisnis6 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis6 hari agoSarihusada Raih Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 Kategori Manufaktur
Pemerintahan2 hari agoIdulfitri 1447 Hijriah, Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Ukhuwah untuk Membangun Tangsel
Bisnis6 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia
Jabodetabek5 hari agoAmankan Gedung SMA & SMK Triguna Utama, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Selamatkan Aset Negara
Hukum4 hari agoMiris! Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Pengurus DKM di Ciputat Timur











