Melengkapi berbagai pusat studi yang telah ada, UIN Jakarta meluncurkan Pusat Kajian Literasi Taklim Al-Quran, Senin (5/10/2020). Kehadiran pusat kajian ini diharapkan meningkatkan kemampuan mahasiswa, sivitas akademik, dan masyarakat dalam membaca dan memahami Al-Quran.
Peluncuran pusat kajian dilakukan langsung oleh Rektor UIN Jakarta Prof. Dr. Hj. Amany Lubis MA disaksikan pengurus pusat, mahasiswa, dan peminat kajian Al-Quran. Hadir beberapa pengurus seperti Dewan Pengarah Prof. Dr. Said Agil Husin al-Munawwar MA dan Ketua Pusat Kajian Literasi Taklim al-Quran Dr. Faizah Ali Syibromalisi MA.
Dalam sambutannya, Rektor Amany menyampaikan apresiasinya atas Pusat Kajian Literasi Taklim Al-Quran ini. Sebagai perguruan tinggi Islam, sebutnya, keberadaan pusat ini melengkapi kontribusi UIN Jakarta dalam pengembangan kehidupan keagamaan dan pengetahuan Islam.
“Kami mengapresiasi dan berharap dibentuknya Pusat Kajian Taklim Al-Quran UIN Jakarta ini bisa mewadahi seluruh kegiatan terkait Al-Quran. Baik dari sisi tilawah, tafsir, maupun kreatifitas dan inovasi lain yang memungkinkan masyarakat dekat dengan Al-Quran,” katanya.
Sebagi teks suci, sambungnya, Al-Quran merupakan sumber sekaligus motivasi dalam pengembangan kehidupan masyarakat dan penggalian pengetahuan melalui pengkajian (tadabbur) atas setiap ayatnya. “Memahami Al-Quran dengan cara tadabbur ini penting. Dan kami berharap lembaga ini bisa mengajak kita untuk tadabbur Al-Quran,” tegasnya.
Lebih jauh, Rektor Amany juga berharap, Pusat Kajian Literasi Taklim Al-Quran bisa mengkreasikan inovasi yang memungkinkan masyarakat Muslim bisa dekat dengan Al-Quran melalu gawai mereka. Menurutnya, mengadopsi media digital dalam pembelajaran Al-Quran sangat penting searah peradaban digital saat ini.
Dr. Faizah dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas dukungan pimpinan UIN Jakarta sehingga pusat kajian bisa diluncurkan. Menurutnya, selain mendorong literasi Al-Quran di kalangan mahasiswa dan sivitas akademika UIN Jakarta, pusat kajian diharapkan berkontribusi pada kehidupan keagamaan Muslim tanah air.
“UIN Jakarta sebagai perguruan tinggi yang mengusung keilmuan Islam dituntut bisa mengisi juga kebutuhan generasi milenial. Inilah kenapa hari ini kita launching Pusat Kajian Literasi. Semoga ini menjadi wadah pembinaan baca tulis Al-Quran di kalangan mahasiswa, sivitas akademik, dan publik,” tambahnya.
Peluncuran Pusat Kajian Literasi Taklim Al-Quran sendiri diisi dengan Webinar bertajuk Urgensi Pembinaan Baca Tulis Al-Qur’an di Era Milenial. Selain Prof. Dr. Said Agil Husin al-Munawwar dan Dr. Faizah Ali Syibromalisi, webinar juga menghadirkan narasumber Guru Besar sekaligus Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof. Dr. Andi Faisal Bakti dan Imam Masjid Istiqlal Ustadz Hasanuddin Sinaga. (uinjkt/fid)
Sport7 hari agoRatchaburi FC vs Persib Bandung 0-1 di Menit ke-5 Babak Pertama
Jabodetabek21 jam agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis7 hari agoHadirkan “Gaya Raya”, Blibli Gandeng 20 Brand Fashion Lokal
Pemerintahan7 hari agoEra Benyamin Davnie–Pilar Saga Ichsan, SDN Babakan 01 Bertransformasi Jadi Lebih Layak dan Modern
Bisnis7 hari agoRoll To Definer Steel Mascara, Inovasi Terbaru barenbliss untuk Makeup Look yang Lebih Standout
Nasional1 hari agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Bisnis7 hari agoLaba Bersih BCA Syariah Tumbuh 15,4 Persen di 2025
Nasional23 jam agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?














