Upah Minimun Kabupaten/Kota (UMK) di Provinsi Banten tahun 2019 telah ditetapkan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, Rabu (21/11/2019), melalui surat keputusan Gubernur Banten nomor 561/Kep.318-Huk/2018 tentang UMK di Provinsi Banten tahun 2019.
Besaran upah buruh paling tinggi adalah Rp3.913.078, 44 untuk Kota Cilegon. Sementara upah buruh terendah adalah Kabupaten Lebak sebesar Rp2.498.068, 44.
Untuk Kota Tangerag Selatan (Tangsel) sendiri, upah buruh ditetapkan sebesar Rp3.841.368,19.
Berikut besaran jumlah UMK Kabupaten/Kota di Banten Tahun 2019:
1. Kabupaten Pandeglang Rp2.542.539,13
2. Kabupaten Serang Rp3.827.193, 39
3. Kota Cilegon Rp3.913.078, 44
4. Kota Tangerang Selatan Rp3.841.368,19
5. Kabupaten Tangerang Rp3.841.368,19
6. Kota Tangerang Selatan Rp3.841.368,19
7. Kabupaten Serang Rp3 827.193, 39
8. Kabupaten Lebak Rp2.498.068, 44
(fid)
Pemerintahan3 hari agoTb. Asep Nurdin: TangselKota-CSIRT Perkuat Keamanan Layanan Digital Pemkot Tangsel
Pemerintahan6 hari agoTingkatkan Kompetensi Digital, Warga Tangsel Belajar Content Creator dan Coding di Masjid
Pemerintahan2 hari agoBenyamin Davnie: Pelayanan Publik Tangsel Harus Makin Mudah dan Cepat Lewat Teknologi
Nasional2 hari agoWapres Gibran Rakabuming Raka Tinjau Sejumlah Fasilitas Terdampak Gempa di Sikka NTT
Pemerintahan5 hari agoTasyakuran HUT ke-81 RI, Benyamin Davnie Ajak Masyarakat Tangsel Perkuat Kebersamaan
Pemerintahan3 hari agoMelalui Tangsel Mengaji, Pilar Saga Dorong Peran Guru Ngaji Diperkuat untuk Bentuk Karakter Generasi Muda di Era Digital
Pemerintahan3 hari agoTARA C-MORE, Daycare Ramah Anak di Pemkot Tangsel
Nasional2 hari agoKunjungi Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran Rakabuming Raka Sampaikan Empati dan Permohonan Maaf










