Usai Lantik PCNU Kepulauan Seribu, Ketua PWNU DKI: Pengurus Harus Mengurus NU

By: Sabtu, 21 November 2020

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kab. Adm. Kepulauan Seribu menyelenggarkan pelantikan pengurus masa khidmat 2020-2025. Acara ini dibarengi dengan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan 257 dan juga Konferensi Cabang (Konfercab) Fatayat NU dan Muslimat NU Kepulauan Seribu di Wisma Agra Mulya, Cisarua, Bogor yang diselenggarakan pada 20 s.d. 22 November 2020

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh ketua PWNU DKI DR. KH. Samsul Ma’arif, MA dengan surat keputusan yang dibacakan oleh Kiai Mastur Anwar dan rekan Hilmansyah sebagai pembawa bendera.

Dalam sambutannya, Ketua PWNU DKI Jakarta DR. KH. Samsul Ma’arif, berharap bawha pengurus yang baru dilantik betul-betul bisa mengurus Nahdlatul Ulama (NU), bukan menjadi yang mempunyai kepentingan pribadi di Nahdlatul Ulama.

Beliau berkata bahwa sebagai warga NU punya amanat untuk menjaga nilai keagaamaan sekaligus menjaga nilai kebangsaan. Dan hal itu menjadi satu kesatuann yang tidak bisa dipisahkan. Beliau juga berharap kader NU yang mengikuti MKNU bisa menerapkan nilai cinta agama dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara Ketua PCNU Kepulauan Seribu Kiai Sumarno, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa PCNU Kepulauan Seribu akan terus menerus melakukan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdliyah. Ia juga memberikan keterangan bahwa yang hadir dalam pelantikan hanya perwakilan anggota saja, karena kondisi pandemi yang harus menerapkan protokol kesehatan

Beliau berterimakasih kepada Bupati kabupaten adm. kep. Seribu yang telah memfasilitasi transportasi kapal dari pulau ke daratan Jakarta dan berterimakasih kepada Baznas DKI Jakarta yang memfasilitasi transportasi bus dari Jakarta menuju Cisarua.

Foto pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kab. Seribu bersama Ketua PWNU DKI Jakarta

Pada kesempatan yang sama Bupati Kab. Adm. Kepulauan Seribu yang diwakili oleh PLH Sekretaris Kab. Adm. Kepulauan Seribu, Ismer Harahap yang sekaligus membuka acara MKNU. menyampaikan permohonan maaf dari Bupati yang tidak dapat menghadiri acara karen waktu yang bertepatan dengan agenda Bupati yang lain.

Bupati memberikan apresiasi yang besar kepada para anggota PCNU yang baru dilantik serta Bupati menitipkan pesan bahwa “NU merupakan kebangkitan ulama ialah sebuah organisasi Islam terbesar di indonesia. Banyak organisasi di Indonesia di bidang agama, politik, ekonomi, sosial budaya yang pergerakannya untuk kesatuan NKRI, organisasi penggerak terbesar yang paling utama adalah NU,”.

Beliau mengatakan sebagai Ahlussunnah wal Jamaah di kepulauan seribu banyak peran NU yang dirasakan oleh masyarakat, membawa kenyamanan dan kesejahteraan yang sampai saat ini dirasakan.

Beliau juga berpesan untuk terus meningkatkan kesehatan dan menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak) serta mengajak kader NU untuk menjadi pelopor umat Islam untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan.

Terakhir beliau berpesan semoga ulama dan umara bisa mengimplementasikan norma dan nilai agama dengan baik, sehingga tidak hanya untuk sesama muslim tetapi juga untuk bangsa dan negara bahwa ajaran agama sebagai pedoman bagi kita untuk selalu bersikap arif dan bijaksana. (dakwahnu/red)


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *