Lifestyle
3 Tips Memilih Jam Beker yang Tepat untuk Alarm Bangun Tidur

Pukul berapa biasanya Anda bangun tidur? Jika kondisi jalan mengharuskan Anda berangkat lebih pagi, tentu Anda harus bangun lebih awal dari biasanya. Salah satu cara mudahnya adalah dengan menyetel alarm jam beker. Nah, jenis jam seperti apa yang paling cocok untuk dijadikan alarm bangun tidur? Simak ulasannya berikut ini.
Tips memilih jam beker untuk alarm bangun tidur
Jika Anda termasuk orang yang susah bangun pagi, memasang alarm pasti sangat membantu. Anda bisa memasang alarm pada ponsel atau jam. Namun, menggunakan ponsel sebagai alarm bukan cara yang tepat. Kenapa?
Ponsel kerap kali membuat Anda tidur lebih malam karena cahayanya yang mengganggu. Selain itu, memegang ponsel juga menimbulkan rasa penasaran yang membuat Anda terus mengecek pesan masuk atau informasi lainnya. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menghindari ponsel sebagai alarm bangun tidur.
Ada banyak jam beker yang bisa Anda pilih. Jika Anda bingung, ikuti beberapa tips memilih jam untuk alarm bangun tidur berikut ini.
1. Jangan terpaku pada desain saja
Jika Anda mampir ke toko jam, pasti banyak desain jam yang membuat Anda tertarik. Namun, memilih jam bukan hanya dilihat dari tampilannya saja. Anda perlu mempertimbangkan kualitas jam dan fungsinya.
2. Pilih jenis jam sesuai dengan kebutuhan Anda
Pilihan jenis jam yang beragam, pasti membuat Anda bingung. Untuk itu, Anda perlu tahu bagaimana cara kerja dan fitur jam, seperti:
Jam digital
Jam ini langsung menampilkan angka jam sehingga terlihat lebih jelas. Anda bisa mengatur volume deringnya sesuai keinginan.
Sayangnya, jam digital biasanya dilengkapi fitur cahaya biru yang sama denga ponsel sehingga bisa mengganggu Anda di malam hari.
Jadi, hadapkan jam membelakangi Anda supaya mata Anda tidak terganggu dengan cahayanya.
Jam beker

Sebelum adanya jam digital, jam beker sering digunakan sebagai alarm. Jam ini mirip seperti jam dinding, namun memilii kaki sehingga bisa diletakkan di atas meja.
Bunyi dari jam ini sangat khas dan tidak bisa diatur volumenya sehingga dapat membangunkan Anda dari tidur.
Sunrise alarm clock
Jam ini didesain untuk meniru pancaran cahaya matahari ketika terbit. Jam ini sebenarnya tidak umum digunakan karena suara yang ditimbulkan juga meniru suara alam. Pasalnya, kebanyakan orang cenderung lebih suka memilih alarm bangun tidur yang bunyinya kencang dan mengagetkan.
Jam ini lebih cocok digunakan oleh orang dengan masalah kejiwaan, seperti depresi atau seasonal affective disorder (SAD), yaitu depresi yang biasanya muncul di mucim gugur atau musim semi.
Bed-Shaking Alarm Clock
Jam ini dilengkapi sebuah perangkat tambahan yang ditempelkan pada kasur yang bisa menimbulkan getaran. Getaran yang muncul ini bisa membangunkan Anda dari tidur.
Hanya saja tidak semua orang cocok menggunakan jam ini. Pasalnya, orang cenderung akan lebih mudah terbangun ketika mendengar suara dibanding getaran. Jadi, jenis jam bed shaking alarm pasti akan lebih cocok digunakan pada orang yang memiliki gangguan pendengaran.
White noise alarm clock

Jenis jam ini sebenarnya tidak cocok untuk dijadikan alarm untuk semua orang karena menimbulkan bunyian. Namun pada orang dengan insomnia, bunyi seperti suara ombak, pasir yang bergesek, atau suara lainnya yang konstan yang muncul yang bisa jadi pengantar tidur. Bahkan bisa menutupi suara dengkuran pasangan yang mengganggu.
Supaya bangun, Anda perlu mengaturnya lebih dulu. Matikan bunyian bising yang konstan 30 atau 40 menit sebelum waktu bangun Anda. Lalu, pasangan alarm lain yang lebih cocok untuk membangunkan Anda.
3. Pilih yang cahaya layarnya lembut
Beberapa jenis jam banyak didesain menampilkan cahaya merah, oranye, dan biru. Dari ketiga warna cahaya tersebut, cahaya merah atau oranye lebih baik untuk dipilih ketimbang cahaya biru. Mengapa?
Cahaya biru pada jam sama seperti warna tampilan ponsel atau layar komputer yang bisa mengganggu produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang membantu Anda untuk tidur.
Kabartangsel.com
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Banten4 minggu agoBenyamin Davnie Sambut Tim Penilai PKK Banten, Pondok Pucung Tampilkan Program Unggulan
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Banten4 minggu agoJemaah Haji Kloter Pertama Banten Tiba di Tanah Air
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien






























