Lifestyle
5 Kesalahan Memakai Tabir Surya yang Bikin Kulit Menghitam

Memakai tabir surya, ibarat wajib hukumnya bagi mereka yang tak mau menghitam di bawah sinar matahari. Namun, pernahkah kulit malah menghitam padahal sudah pakai tabir surya sewaktu jalan ke pantai atau di bawah teriknya matahari? Padahal tabir surya digunakan dengan harapan kulit terproteksi dan tidak menggelap. Bisa jadi ada beberapa kesalahan yang Anda lakukan saat memakai tabir surya. Oleh karenanya, yuk cari tahu jawabannya.
Kenapa kulit bisa menghitam padahal sudah pakai tabir surya?

Tabir surya atau sunscreen berfungsi untuk menjaga kulit agar tetap terlindungi dari sengatan sinar matahari. Penggunaannya juga meminimalkan tanda penuaan dini dan menekan risiko kanker kulit.
Sunscreen dapat bekerja secara optimal ketika digunakan secara tepat. Kadang kala, secara tak sadar ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan saat menggunakannya.
Sehingga kulit pun tak terlindung secara maksimal dan menjadi lebih gelap.
Apakah Anda sudah secara tepat menggunakan krim proteksi ini? Berikut beberapa kesalahan saat memakai tabir surya:
1. Pakai tabir surya sesaat sebelum berpanas-panasan
Meskipun Anda sudah memastikan tubuh terbalur rata dengan sunscreen di pantai, sayangnya cara ini tak memberikan perlindungan optimal.
Pasalnya, tabir surya butuh waktu untuk meresap ke dalam kulit untuk mampu menangkal sinar matahari. Sebaiknya, aplikasikan sunscreen di dalam ruangan 20 menit sebelum Anda beraktivitas di luar.
2. Memoleskan sedikit saja
Jangan terlalu sedikit memoleskan tabir surya ke kulit. Menurut American Academy of Dermatology, satu orang setidaknya membutuhkan satu gelas kecil atau setara dua sendok makan untuk dioleskan ke seluruh tubuh.
Sementara, The Skin Cancer Foundation merekomendasikan pemakaian tabir surya seukuran koin (nickel-sized dollop) untuk area wajah. Perbaiki kesalahan sebelumnya saat memakai tabir surya dengan menggunakannya secukupnya.
3. Mengaplikasikan hanya satu kali
Sunscreen tidak mampu memproteksi kulit Anda seharian penuh. Oleh karena itu, Anda perlu mengaplikasikannya lebih dari satu kali.
Agar kulit bisa terjaga selama Anda beraktivitas di luar, cobalah aplikasikan setiap 2 jam sekali. Jika Anda beraktivitas hingga berkeringat atau berenang, lebih baik poleskan lebih sering.
4. Tidak melihat label keterangan
Setiap produk tabir surya memiliki instruksi yang berbeda dalam pemakaiannya. Hanya menerapkannya begitu saja tanpa melihat label keterangan produk, membuat sunscreen tak memberikan perlindungan optimal.
Inilah salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi saat memakai tabir surya.
American Academy of Dermatology menyarankan untuk melihat label keterangan mulai dari broad spectrum, SPF, dan apakah sunscreen tahan air atau tidak.
5. Menggunakan produk yang sudah kedaluwarsa
Sunscreen yang sudah lewat dari masa kedaluwarsa tidak dapat memberikan perlindungan secara efektif.
Melansir laman Everyday Health, FDA mengatakan bahwa masa penggunaan sunscreen maksimal 3 tahun. Setelahnya, Anda dianjurkan untuk membeli produk yang baru.
Bila pada kemasan produk tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa, tuliskan tanggal pembelian pada kemasannya. Cara ini bisa jadi pengingat untuk menggantinya setelah pemakaian 3 tahun.
Cara tepat memakai tabir surya


Sudah tahu kan kesalahan apa saja yang bisa membuat kulit menghitam padahal Anda memakai tabir surya? Untuk memaksimalkan manfaatnya, gunakan dengan cara yang tepat.
Berikut poin penting yang bisa dilakukan untuk memeroleh perlindungan maksimal dari tabir surya.
1. Aplikasikan ulang tabir surya
Penting untuk mengaplikasikan ulang tabir surya ke seluruh kulit tubuh setiap 2 jam sekali. Terlebih jika Anda berkegiatan di luar ruangan yang membuat tubuh berkeringat deras.
2. Oleskan ke seluruh tubuh
Jangan lupa untuk mengaplikasikan tabir surya ke seluruh tubuh. Termasuk bagian wajah, belakang telinga, belakang lutut, dan kaki.
3. Jangan takut kebanyakan memakai tabir surya
Terlalu banyak memakai tabir surya jauh lebih baik daripada terlalu sedikit memakainya. Jangan ulangi kesalahan dengan terlalu sedikit memakai tabir surya hanya karena takut produk cepat habis.
4. Lihat SPFnya
Penting untuk tahu kandungan SPF dalam tabir surya. Setidaknya, pilihlah tabir surya dengan SPF minimal 30 jika Anda berkegiatan ke luar ruangan.
5. Obat nyamuk mengurangi efektivitas sunscreen
Ketahuilah bahwa obat nyamuk bisa mengurangi fungsi sunscreen. Bila Anda menggunakan krim obat nyamuk, gunakan sunscreen dengan SPF tinggi dan aplikasikan ulang lebih sering ke kulit.
Kulit memang masih sangat mungkin menghitam meski sudah memakai tabir surya terutama jika Anda berkegiatan pada pukul 10.00-16.00.
Namun, mengaplikasikannya dengan tepat membantu meminimalisir penggelapan dan terbakarnya kulit akibat sinar matahari.
Kabartangsel.com
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Pemerintahan6 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Bisnis5 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional5 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional5 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional5 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Nasional5 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Jabodetabek5 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall























