Lifestyle
5 Penyebab Kenapa Penglihatan Menurun Setelah Melahirkan

Faktanya, ada banyak perubahan yang terjadi setelah melahirkan. Ya, selain kehadiran sang bayi, ibu dihadapkan dengan perubahan fungsi tubuh juga, lho. Beberapa di antaranya bahkan mengalami gangguan penglihatan pasca melahirkan. Sebenarnya, apa yang menyebabkan hal ini terjadi? Apakah ibu harus khawatir akan perubahan setelah persalinan ini?
Kenapa penglihatan terganggu setelah melahirkan?
Perubahan pada fungsi penglihatan tentu bisa dengan mudah terdeteksi. Pasalnya, mata merupakan satu dari sekian banyak organ tubuh yang berperan penting untuk membantu Anda melihat suatu objek dengan jelas. Apa pun perubahan yang terjadi menyangkut kemampuan Anda dalam melihat, tak terkecuali usai persalinan, pasti membuat Anda bertanya-tanya mengenai penyebabnya.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Pregnancy, menyebutkan bahwa memang biasanya akan ada penurunan fungsi visual yang dimulai sejak trimester kedua kehamilan. Bahkan tak jarang, kondisi ini bisa terus berlanjut sampai Anda telah selesai melahirkan.
1. Penglihatan kabur
Perubahan kadar hormon, metabolisme, sirkulasi darah, serta retensi air dalam tubuh merupakan beberapa hal yang umum terjadi selama masa kehamilan. Peluang satu atau beberapa kondisi tersebut untuk terjadi pasca persalinan pun masih terbilang besar. Itu sebabnya, beberapa ibu mengeluhkan penglihatan yang tampak kabur dan tidak jelas.
Alasannya karena setelah proses persalinan selesai, maka retensi air yang ada di saluran mata akan terhambat. Bentuk kornea mata pun akan berubah karena mengalami penebalan sehingga kemudian menyebabkan fungsi penglihatan menurun setelah melahirkan.
2. Preeklamsia
Preeklamsia adalah komplikasi dalam kehamilan akibat meningkatnya tekanan darah ibu. Meski umumnya preeklamsia dialami saat kehamilan telah menginjak usia 20 minggu, bukan tidak mungkin efek samping dari preeklamsia dapat muncul setelah melalui proses melahirkan.
Dalam kasus ini, tidak hanya kerusakan organ yang bisa terjadi, Anda mungkin akan kesulitan untuk melihat karena sensitivitas cahaya yang ditangkap oleh mata kian menurun sehingga penglihatan mendadak buram. Preeklamsia membutuhkan penanganan yang tepat dari dokter guna mencegah komplikasi yang jauh lebih serius.
3. Adenoma pituitari
Adenoma pituitari, yang dikenal juga sebagai tumor hipofisis, adalah kondisi ketika jumlah hormon yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis pada otak jauh di atas normal. Padahal seharusnya, bagian otak ini bertanggungjawab untuk menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh.
Di samping mengacaukan keseimbangan hormon, tumor pada kelenjar hipofisis ini juga akan memengaruhi kemampuan Anda dalam melihat dengan suatu objek dengan jelas.
4. Mata tidak fokus
Robert DiMartino, OD, seorang dosen ahli optometri dari University of California School of Optometry, menuturkan bahwa faktor kehamilan dan melahirkan nyatanya bisa mengubah kemampuan Anda dalam melihat. Ini biasanya terjadi saat ada kesalahan bias atau cara mata dalam menangkap gambar suatu objek.
Itulah mengapa mata cenderung kesulitan untuk fokus terhadap titik sasaran penglihatan sehingga mendadak Anda mengeluhkan fungsi penglihatan tidak setajam dulu.
Cara aman mengobati menurunnya kemampuan penglihatan
Anda bisa bernapas lebih lega sekarang, karena penglihatan yang tampak kurang fokus dan jelas setelah persalinan biasanya tidak akan berlangsung terlalu lama. Jika dirasa mengganggu aktivitas harian, sebaiknya segera konsultasikan kondisi ini dengan dokter mata Anda agar segera dicari penyebab yang mendasarinya beserta perawatan yang tepat.
Dalam kasus yang terbilang ringan, dokter mungkin akan meresepkan obat tetes mata untuk meredakan masalah penglihatan yang Anda alami. Bila ternyata Anda memiliki gangguan mata, seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmastime, maka penggunaan lensa kacamata bisa jadi pilihan yang tepat.
Akan tetapi jika ternyata yang memicu menurunnya penglihatan Anda adalah karena penyakit tertentu, dokter tentu akan menyarankan pengobatan yang disesuaikan kembali berdasarkan kondisi kesehatan Anda.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
























