Lifestyle
6 Penyebab Kram Kaki yang Tak Kunjung Hilang, Selain Karena Olahraga • Hello Sehat

Mengalami kram kaki saat sedang beraktivitas tentu sangat menyiksa. Untuk menggerakkan kaki saja terasa sakit, apalagi saat berjalan. Hal ini umumnya disebabkan karena efek olahraga yang terlalu intens. Namun, penyebab kram kaki juga bisa disebabkan oleh hal lainnya, lho.
Apa saja penyebab kram kaki?
Kram kaki umumnya terjadi karena otot dan saraf di kaki mengalami kontraksi berlebihan hingga memicu rasa sakit. Penyebab kram kaki yang paling umum di antaranya:
1. Dehidrasi
Dehidrasi adalah penyebab kram kaki yang paling umum. Todd J. Sontag, DO, seorang dokter keluarga dari Orlando Health Physician Associates, mengungkap kepada Health bahwa kekurangan cairan tubuh menyebabkan ujung saraf menjadi lebih sensitif.
Akibatnya, saraf jadi mudah berkontraksi berlebihan dan menekan ujung saraf motorik sehingga menyebabkan kram kaki. Kondisi ini dapat diperparah bila Anda sering berolahraga di bawah terik matahari.
2. Kelelahan

Penyebab kram kaki dapat terjadi karena kelelahan akibat aktivitas yang Anda lakukan setiap hari. Contohnya olahraga yang melibatkan banyak lari seperti sepak bola atau basket, olahraga angkat beban kaki, boot camp, dan sebagainya.
Aktivitas yang terlalu berat mengakibatkan kelelahan otot dan memicu kaki kram. Apalagi bila Anda menghabiskan banyak aktivitas saat cuaca panas dan berisiko dehidrasi, hal ini dapat memperparah kram kaki.
3. Posisi duduk atau berdiri yang salah

Kelenturan otot ditentukan oleh keseimbangan postur tubuh Anda setiap hari, baik saat berbaring, duduk, atau berdiri. Jika Anda terbiasa duduk lama tapi tiba-tiba harus lama berdiri dalam antrean tiket, atau sebaliknya, maka Anda dapat mengalami kram kaki.
Namun, ini bukan berarti terlalu lama duduk juga baik untuk kelenturan otot Anda. Pasalnya, kelamaan duduk justru dapat membuat serat-serat otot jadi kaku dan mudah kram pula.
4. Obat-obatan tertentu

Jenis obat-obatan tertentu dapat menjadi penyebab kram kaki Anda saat ini. Beberapa jenis obat yang memiliki efek samping kram kaki di antaranya obat hipertensi, obat osteoporosis, obat asma, obat pereda nyeri, statin, hingga pil KB.
5. Kehamilan

Wanita yang sedang hamil berisiko tinggi mengalami kram kaki, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Hal ini terjadi karena ibu hamil rentan mengalami kekurangan magnesium dan kalium yang dapat memicu kram kaki.
6. Penyakit tertentu

Tidak sedang berolahraga atau hamil, tapi kram kaki tak kunjung hilang? Bisa jadi Anda mengidap penyakit tertentu.
Beberapa penyakit yang dapat memicu kram kaki di antaranya penyakit arteri perifer, multiple sclerosis, pengapuran sendi (osteoarthritis), neuropati perifer, gagal ginjal, diabetes tipe 2, dan hipotiroid. Maka itu, segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebab kram kaki Anda.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
























