Lifestyle
6 Penyebab Wajah Bengkak, dari Alergi Hingga Sindrom Langka

Saat bangun tidur, mungkin Anda akan kaget melihat wajah bengkak seperti ikan buntal. Biasanya ini terjadi karena Anda tidur dengan posisi tengkurap. Namun, bukan hanya itu saja, ada banyak penyebab wajah jadi terlihat bengkak. Apa saja penyebabnya? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut.
Berbagai penyebab wajah bengkak yang perlu Anda ketahui
Wajah yang bengkak bisa disebabkan oleh penyakit atau juga penggunaan obat-obatan tertentu, seperti:
1. Alergi
Pembengkakan pada mata, hidung, atau area wajah lainnya paling umum terjadi karena alergi. Reaksi alergi ini bisa muncul setelah Anda memakan sesuatu, terpapar serbuk sari, tungau, atau debu.
Pembengkakan tersebut terjadi karena tubuh mengenali penyebab alergi (alergen) sebagi zat yang berbahaya sehingga menimbulkan peradangan berupa pembengakan.
2. Abses gigi
Gigi berlubang jika tidak diobati lambat laun bisa menjadi sarang bakteri. Akibatnya, bakteri akan menginfeksi gigi sehingga gigi jadi mengeluarkan nanah. Kondisi ini dikenal juga dengan abses gigi. Jika kondisi ini terjadi dan tidak segera ditangani, wajar jika gusi jadi bengkak dan pipi Anda jadi terlihat membesar.
3. Konjungtivitis (mata merah)
Konjungtivitis (mata merah) bukan hanya menyebabkan mata jadi perih dan gatal, tapi juga membuat area sekitar mata jadi bengakak. Kondisi ini biasanya terjadi karena infeksi atau peradangan pada selaput lendir yang melapisi kelopak mata akibat virus, alergi, bakteri, atau penggunaan kotak lensa.
4. Infeksi sinusitis kronis
Sinus menjadi ruang udara yang berada di antara mata, belakang dahi, hidung, dan tulang pipi. Nah, saat tersumbat lendir, sinus bisa terinfeksi dan meradang. Kondisi ini dikenal juga dengan sinusitis.
Selain menimbulkan rasa nyeri di sekitar hidung, dahi, serta mata, wajah juga bisa membengkak. Biasanya pembengkakan wajah terjadi ketika sinus sudah sangat parah.
5. Gondongan
Gondongan umumnya terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh virus. Virus tersebut menyebabkan infeksi dan pembengakan pada kelenjar air liur.
Akibatnya, Anda bisa mengalami gejala demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kesulitan untuk menelan. Kelenjar air liur yang membengkak bisa menimbulkan rahang dan pipi bengkak.
6. Menggunakan obat steroid dan punya sindrom Cushing
Penggunaan obat steroid dosis tinggi dapat menimbulkan efek samping wajah bengkak. Namun, orang yang memiliki Cushing syndrome juga bisa mengalami kondisi yang sama jika menggunakan jenis obat ini.
Sindrom langka ini terjadi ketika kadar kortisol terlalu banyak diproduksi oleh kelenjar adrenalin. Bukannya membantu mengatur tekanan darah, kortisol yang berlebih malah menimbulkan kulit memar, pertumbuhan rambut jadi lebih lebat, dan pembengkakan pada wajah.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia























