Kampus
LPM INSTITUT UIN Jakarta Gelar Pelatihan “Copywriting” dan “Contentwriting” untuk Mahasiswa

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, industri kreatif seperti copywriter harus mampu menghasilkan konten-konten menarik di media sosial. Karena itu beragam konten kreatif kini terus bermunculan menghiasi jagat dunia maya.
Guna menjawab tantangan tersebut, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) INSTITUT UIN Jakarta mengadakan pelatihan “Copywriting” dan “Contentwriting” secara daring pada 28-30 Agustus 2021. Materi pelatihan diisi oleh para kreator media sosial berpengalaman, antara lain Manajer Konten Bisnis Indonesia Dika Irawan dan Editor Era.id Khalisotussurur
“Pelatihan ini untuk memberikan keterampilan bagi para mahasiswa mengembangkan ide dan imajinasi dalam membuat konten kreatif di media sosial,” ujar Hany Fatihah, Ketua Panitia Pelaksana, Selasa (31/8/2021) sebagaimana dikutip dari laman uinjkt.ac.id.
Menurut Hany, dunia kepenulisan kini dihadapkan dengan perkembangan teknologi yang cukup pesat. Informasi sebagai bahan utama bagi seorang penulis menjadi salah satu yang terkena dampak dari perkembangan teknologi tersebut.
“Karena itu informasi yang mudah didapat, lama kelamaan menjadi barang tidak terlalu berharga lagi,” katanya.
Pada hari pertama pelatihan, materi disampaikan Khalisotussurur. Ia membahas mengenai pengetahuan dasar terkait struktur dan tahapan copywriting. Copywriting ini dapat dikatakan sebagai bentuk komunikasi seorang copywriter untuk memengaruhi orang lain melakukan tindakan tertentu.
Untuk memulai menulis copywriting, katanya, seorang copywriter perlu mengenali beberapa aspek, seperti produk, kebutuhan pembaca, dan solusi pembaca.
“Sebelum melakukan copywriting dan contentwriting seorang copywriter perlu mengawali dahulu dengan riset mendalam. Hal ini guna mengetahui kebutuhan pembaca,” Khalisotussurur.
Selain copywriting, seorang copywriter juga harus memperhatikan Search Engine Optimization (SEO) secara konsisten untuk menyertakan kata-kata kunci pada paragraf-paragraf penting.
“Dengan kata lain, keywords mempermudah pembaca dalam pencarian di Google,” katanya.
Sementara Dika Irawan, yang berbicara di hari kedua, mengatakan bahwa dalam kepenulisan, ide merupakan salah satu kunci kesusksesan sebuah konten.
Dika menambahkan, menulis merupakan hal penting, apalagi sebagai mahasiswa. Dengan menulis mahasiswa berarti memiliki keterampilan mengeluarkan gagasan ke dalam sebuah tulisan.
”Menulis merupakan kegiatan akademik yang sifatnya bukan hura-hura,” ujarnya.
Sebagai seorang penulis, menurut Dika, perlu usaha secara terus-menerus demi mendapatkan dan menyampaikan informasi dengan gaya yang lebih menarik. Bahkan informasi yang disajikan pun akan memberikan nilai lebih.
“Tulisan tak hanya informatif, tetapi juga mampu menemukan dan mengembangkan sudut pandang yang menarik dalam bentuk penyajiannya,” ujarnya.
Jabodetabek5 hari agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Nasional6 hari agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Pemerintahan6 hari agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Jabodetabek5 hari agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Pemerintahan7 hari agoSekda Tangsel Bambang Noertjahjo Lepas 357 Atlet untuk POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten 2026
Pemerintahan6 hari agoLomba Inovasi TTG ke-14 Tingkat Kota Tangsel 2026, Unpam dan SMAN 1 Tangsel Raih Juara Pertama
Hukum7 hari agoSatlantas Polres Tangsel Lakukan Penyisiran Ranjau Paku di Sepanjang Jalan Boulevard BSD
Pemerintahan5 hari agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri























