Banten
Usulkan Museum, Historia Tangsel Dukung Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi dan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan

Para pegiat sejarah dan kebudayaan yang tergabung dalam Yayasan Historia Tangerang Selatan (Tangsel) sudah menentukan sikap dukungannya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 ini.
Mereka telah mantap memberi dukungannya kepada Pasangan Calon nomor urut 1, Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi (Airin-Ade) dalam Pemilihan Gubernur Provinsi Banten, dan juga pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan (Ben-Pilar) untuk Pemilihan Wali Kota Tangsel.
Ketua Historia Tangsel, Agam Pamungkas Lubah menuturkan, dukungan itu diberikan atas kepercayaannya terhadap kedua sosok pasangan calon tersebut, yang telah banyak menujukkan bukti kepemimpinannya di wilayah termuda se-Provinsi Banten ini.
“Dengan kemampuannya bu Airin me-maintenance Tangsel itu selama 10 tahun sudah ada beberapa kemajuan yang dibuat oleh bu Airin. Mungkin saya berpikir bahwa ini merupakan kesempatan bagi Historia Tangsel untuk membantu bu Airin, begitu juga bang Ben dan bang Pilar,” ungkap Agam saat mendeklarasikan dukungannya di Rumah Relawan, Serpong, Tangsel, Senin (30/09/2024).

Selain itu, menurut Agam, baik Airin ataupun Ben-Pilar juga dinilai memiliki rasa kepedulian tinggi terhadap nilai sejarah dan kebudayaan.
Hal ini sejalan dengan apa yang diidam-idamkan oleh Historia Tangsel selama ini.
“Kita ingin memberi usulan. Kita butuh sekali museum, misalnya museum sejarah dan kebudayaan. Kalau sekarang kan sudah dibangun itu gelanggang budaya sudah, kemudian juga community center sudah dibangun. Mungkin sekarang yang dibutuhkan adalah museum. Museum yang khusus informasi tentang sejarah dan kebudayaan di Kota Tangsel,” tuturnya.
Sementara itu, Ia memaparkan, kini Historia Tangsel memiliki anggota hingga ratusan orang.
Usai deklarasi ini, mereka berkomitmen akan berjuang memenangkan Airin-Ade serta Benyamin-Pilar dalam perhelatan Pilkada tahun ini.
“Kalau pengerahan massa mungkin tidak muluk-muluk kami bisa sampai 500-1000 orang,” paparnya.
Hal pertama yang akan dilakukannya, kata dia, yakni memerangi sikap apatis masyarakat terhadap politik.
“Kita harus rajin sosialisasi. Karena massa kita jarang tersentuh orang. Di samping juga rasa apatis dari pada pelaku seni ini tentang politik, ini PR (Pekerjaan Rumah) besar bagi kita. Kita akan mencoba sosialisasi bagaimana caranya, seperti ‘Yuk lihat Historia Tangsel sudah berada dalam barisan Airin-Ade dan Ben-Pil’,” pungkasnya. (fid)
Bisnis4 hari agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan4 hari agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan5 hari agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Cek Fakta5 hari agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD
Sport5 hari agoPersib Bandung dan Borneo FC Samarinda Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/27
Banten6 hari agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Banten6 hari agoBank Banten Kembali Dipercaya sebagai Penyalur Bansos


















