Lifestyle
Kegunaan, Dosis, Efek Samping, Interaksi Obat, dll

Fungsi Invokana
Apa itu Invokana?
Invokana adalah obat oral yang diperuntukkan bagi penderita diabetes tipe dua. Konsumsi obat ini dapat membantu diabetesi (orang dengan diabetes) mengontrol gula darahnya untuk tetap berada dalam batas aman tanpa meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan selama disertai dengan diet sehat dan latihan fisik secara rutin. Invokana juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Obat ini mengandung bahan aktif Canagliflozin yang bekerja dengan cara memerintahkan ginjal untuk mengurangi penyerapan kembali alias reabsorbsi glukosa ke dalam tubuh. Ketika tingkat reabsorbsi terhadap glukosa berkurang, maka glukosa akan dikeluarkan melalui urin sehingga mengurangi jumlah glukosa yang beredar di dalam darah. Penggunaannya tidak diperuntukkan bagi pasien diabetes tipe satu dan diabetes ketoasidosis.
Bagaimana aturan pakai Invokana?
Invokana merupakan obat oral yang diberikan satu kali sehari. Sebenarnya obat ini dapat diminum sebelum ataupun sesudah makan. Namun, kinerja terbaiknya terjadi jika diminum sebelum makan. Itu sebabnya Invokana biasanya dikonsumsi sebelum sarapan atau makan pertama pada hari itu.
Aturan penyimpanan Invokana
Simpan obat ini pada suhu ruangan yang tidak lebih dari 30 derajat Celcius dan hindari dari cahaya serta kelembapan yang tinggi. Jangan menyimpan obat ini di kamar mandi dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Dosis
Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.
Bagaimana dosis Invokana untuk pasien dewasa?
Dosis awal untuk pasien dewasa dengan diabetes tipe dua adalah 100 mg satu kali sehari. Dosis ini dapat ditingkatkan secara berkala bergantung pada respons dan kebutuhan tubuh Anda. Jangan menambahkan atau menguranginya tanpa diskusi dengan dokter Anda.
Dosis maksimal yang dianjurkan dapat mencapai 300 mg satu kali sehari melalui pemberian oral bagi pasien yang memiliki toleransi terhadap pengobatan 100 mg dan membutuhkan kontrol glikemik tambahan.
Dalam dosis dan sediaan apakah Invokana tersedia?
Tablet, oral: 100 mg, 300 mg.
Efek samping
Efek samping apa yang mungkin terjadi akibat konsumsi Invokana?
Konsumsi Invokana dapat menimbulkan efek samping. Hubungi dokter Anda jika mendapati tanda-tanda berikut:
- Infeksi saluran kemih yang ditandai dengan sakit saat buang air, urin keruh atau berdarah
- Masalah pada ginjal yang ditandai dengan banyaknya volume urin serta pembengkakkan pada kaki
- Hiperkalemia yang ditandai dengan melemahnya otot dan detak jantung yang tidak normal
- Peningkatan kolesterol LDL
- Kelelahan yang tidak wajar
- Mual dan muntah
- Rasa haus berlebih
- Sesak napas
Penggunaan Invokana juga dapat menyebabkan tekanan darah rendah sehingga menimbulkan rasa pusing saat bangun dari berbaring atau duduk. Antisipasi ini dengan tidak melakukan gerakan tiba-tiba saat berdiri dari posisi duduk atau berbaring.
Infeksi jamur pada area genital juga mungkin terjadi sebagai efek samping dari penggunaan obat ini, terutama pada mereka yang pernah mengalaminya. Informasikan pada dokter Anda terkait hal ini. Dokter Anda mungkin dapat meresepkan antijamur sebagai langkah pencegahan.
Peringatan dan pencegahan
- Beri tahu dokter Anda mengenai obat-obatan yang tengah Anda konsumsi, terutama obat-obatan oral diabetes serta terapi insulin yang sedang Anda jalani
- Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki masalah pada ginjal atau sedang menjalani cuci darah sebelum mengonsumsi Invokana
- Informasikan kepada dokter Anda jika memiliki alergi pada Canagliflozin (zat aktif dalam Invokana)
- Beri tahukan dokter Anda jika Anda memiliki ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh (seperti kadar potasium yang tinggi)
- Invokana tidak dibenarkan penggunaannya bagi seseorang yang belum berusia 18 tahun
Apakah Invokana aman bagi ibu hamil?
Belum ada uji klinis terkontrol pada wanita hamil. Begitu pula dampaknya pada ASI. Namun, uji klinis pada hewan tidak menunjukkan adanya pengaruh yang merusak. Obat ini masuk ke dalam kategori C (mungkin berisiko) oleh FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda berencana untuk hamil atau tengah menyusui ketika menggunakan obat ini.
Interaksi
Beri tahu dokter Anda jika tengah menggunakan beberapa obat berikut, karena penggunaannya secara bersamaan mungkin akan menimbulkan interaksi antar-obat:
- Rifamycin (misalnya rifampin dan rifabutin)
- Obat-obatan tertentu untuk pengobatan kejang (misalnya phenobarbital dan phenytoin)
- Ritonavir
Penggunaannya bersama dengan diuretik juga dapat meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi. Risiko hipoglikemia juga meningkat jika dikombinasikan dengan penggunaan insulin dan sulfonilurea.
Overdosis
Apa yang harus saya lakukan jika mengalami overdosis?
Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.
Bagaimana jika saya melewatkan dosis?
Jika Anda melewatkan dosis, minumlah segera setelah Anda mengingatnya. Jika jadwalnya sudah terlalu dekat dengan jadwal selanjutnya, lewati dosis tersebut dan lanjutkan dengan jadwal normal.
Kabartangsel.com
Bisnis3 minggu agoLamiPak Indonesia Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2026
Pemerintahan3 minggu agoPeringati Hari Lahir Pancasila, Benyamin Davnie Serukan Persatuan, Gotong Royong, dan Kepedulian Sosial
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Hadirkan 5.000 Titik Internet Gratis, Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala
Pemerintahan3 minggu agoInternet Gratis Jangkau 379 Masjid dan 376 Musala, Pemkot Kini Hadirkan Aplikasi Tangsel Mengaji Berbasis AI
Bisnis4 minggu agoSepanjang 2025, Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun
Sport4 minggu agoPersita Tangerang Evaluasi Total Usai Musim Kompetisi 2025/26, Ahmed Zaki Iskandar Siapkan Pembenahan Besar
Banten4 minggu agoBank Banten Dukung Gebyar Talenta Siswa dan Berikan Apresiasi Siswa Berprestasi
Cek Fakta3 minggu agoAwas Hoaks! Pemkot Tangsel Siap Melegalkan Miras demi Meningkatkan PAD






























