Lifestyle
Bawang Merah untuk Asma, Apakah Benar Ampuh dan Aman?

Asma tidak bisa disembuhkan. Namun, ada banyak cara alami yang dipercaya ampuh meredakan serangan asma. Salah satu yang paling populer digunakan turun-temurun oleh orang Indonesia adalah dengan minum air bawang merah. Memang apa kata dunia medis soal manfaat bawang merah untuk asma? Benar ampuh atau hanya sugesti belaka?
Kupas tuntas manfaat bawang merah untuk asma
Gejala asma muncul ketika saluran udara (bronkus) mengalami peradangan. Peradangan membuat saluran tersebut membengkak dan mengalami penyempitan. Ketika saluran udara tersumbat, Anda akan sulit bernapas lega karena hanya ada sangat sedikit udara yang bisa masuk ke paru-paru. Lantas, apa peran bawang merah dalam pengobatan asma?
Bawang merah bisa dijadikan alternatif cara alami selain pakai obat dokter untuk membanu mengendalikan risiko kekambuhan serangan asma. Pasalnya, bawang merah diketahui mengandung antioksidan tinggi, yang termasuk vitamin C, sulfur, serta quercetin dan anthocyanin cyanidin.
Sebuah penelitian tahun 2015 yang dimuat dalam DARU Journal of Pharmaceutical Sciences menyebutkan bahwa kesemua jenis antioksidan ini saling bekerja sama mengurangi efek peradangan dalam tubuh, yang dapat melebarkan bronkus.
Selain itu, kandungan antiradang, antioksidan, antibakteri, dan antivirus dari bawang merah juga ditemukan mampu membantu sistem kekebalan tubuh bekerja lebih efisien untuk melawan infeksi yang terkait masalah paru-paru dan pernapasan.
Salah satu jenis senyawa antiradang terbaik yang juga ditemukan dalam bawang merah, yaitu thiosulphinate, bahkan dilaporkan sangat efektif untuk mengurangi peradangan pada saluran pernapasan akibat serangan asma.
Bagaimana cara pakai bawang merah untuk asma?
Tertarik untuk pakai bawang merah tapi khawatir dengan bau bawang yang menyengat?Tenang saja. Demi mendapatkan manfaat bawang merah untuk asma, Anda hanya akan perlu meminum air rebusannya saja yang tentu sudah dicampur dengan bahan alami menyehatkan lainnya agar lebih mudah untuk dikonsumsi.
Siapkan dahulu bahan-bahan seperti:
- Bawang merah secukupnya
- 6-8 sdm madu
- 300-350 gram gula merah
- 2 buah jeruk lemon
- 5-6 gelas air matang
Lalu, begini cara membuat air bawang merah untuk asma:
- Panaskan gula merah dalam panci menggunakan api sedang.
- Masukkan bawang merah yang telah dicincang halus, lalu aduk sampai tercampur rata.
- Tambahkan air matang, kemudian rebus sampai air sedikit berkurang.
- Setelah semua campuran bahan mendidih, matikan api dan diamkan hingga agak dingin.
- Masukkan air perasan jeruk lemon dan madu.
- Simpan larutan dalam botol kaca.
Anda bisa meminumnya sebelum makan atau saat gejala asma dirasa akan kambuh.
Aturan minumnya: satu sendok makan penuh untuk orang dewasa, sementara satu sendok teh untuk anak-anak.
Yang perlu diingat adalah meski bawang merah dinilai cukup ampuh mengatasi gejala asma, bawang tidak bisa dijadikan obat mandiri untuk menyembuhkan asma. Anda tetap perlu konsultasi dan mendapatkan pengobatan dari dokter, seperti inhaler, bronkodilator, atau obat minum.
Selain minum air bawang merah, jaga gaya hidup tetap sehat

Asma adalah penyakit kambuhan yang tidak bisa disembuhkan. Maka selain dengan pengobatan dari dokter dan berbagai cara alami seperti minum air bawang, Anda juga perlu menyesuaikan gaya hidup sehari-hari guna mencegah risiko serangan asma gampang kumat.
Yang paling penting dilakukan adalah dengan menghindari berbagai pemicu asma, seperti asap polusi dan debu, perubahan cuaca atau suhu yang drastis, stres berlebihan, hingga makanan atau minuman tertentu. Setiap orang punya pemicunya masing-masing, maka penting untuk mengetahui mana hal khususnya yang memicu asma Anda.
Olahraga pun bisa jadi perawatan untuk mengendalikan serangan asma karena memperkuat fungsi jantung dan paru. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter Anda mengenai cara olahraga yang aman bagi orang pengidap asma.
Terakhir, jangan lupa juga untuk rutin mengecek fungsi paru secara berkala dengan menggunakan alat peak flow meter. Pemeriksaan ini juga bertujuan untuk mendeteksi sedini mungkin masalah pada saluran pernapasan sebelum gejala asma menyerang.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
























