Ciputat Timur
Dinsosnakertrans Tangsel Gelar Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri (TKM)

Bertambahnya jumlah pendatang baru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dapat menyebabkan bertambahnya jumlah pengangguran. Hal itulah yang kemudian mendorong Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tangsel, untuk melakukan kegiatan pembinaan terhadap masyarakat kurang mampu yang tersebar di tujuh kecamatan di Tangsel.
Menurut Kepala Dinsosnakertrans Kota Tangsel Purnama Wijaya, pembinaan terhadap masyarakat kurang mampu ini dinamakan pemberdayaan tenaga kerja mandiri (TKM). Ditemui selepas kegiatan sosialisasi pemberdayaan TKM di Pulau Gintung, Ciputat Timur, Kota Tangsel, Rabu (09/10/2013), Purnama mengatakan, saat ini ada sedikitnya 75 orang warga kurang mampu mengikuti program tersebut.
“Kami memberikan pelatihan service HP dan bantuan sarana kewirausahaan yang akan dilakukan di 30 Oktober hingga 1 November kepada 75 orang yang tersebar di Kelurahan Pisangan, Kedaung dan Buaran,” ungkapnya.
Selain diberikan pelatihan service HP untuk Kelurahan Pisangan, kata Purnama, juga akan ada pelatihan penggulungan benang menggunakan mesin dan akan diberikan bantuan sarana kewirausahaan untuk Kelurahan Kedaung. Sedangkan untuk Kelurahan Buaran akan ada service HP.
“Masing-masing setiap Kelurahan sebanyak 25 orang mengikuti pelatihan tersebut,”jelasnya.
Purnama menambahkan, pelatihan ini guna mengurangi penganguran di Tangsel. Sesuai data yang dimiliki Dinsosnakertrans Kota Tangsel, jumlah pengangguran di Kota Tangsel mencapai 53 ribu orang.
“Setiap tahunnya Dinsosnakertrans akan berupaya mengurangi angka penganguran dengan memberikan pelatihan dan sarana penunjang lainnya,” katanya.
Purnama Wijaya yang juga mantan Camat Ciputat Timur ini mengatakan, jika 75 orang ini membuka usaha dari pelatihan dan fasilitas yang diberikan dari Dinsosnakertrans, maka seperdelapanya akan berkurang penganguran di Tangsel.
Dinsosnakertrans Kota Tangsel, jelas Purnama, akan melakukan pengawasan setiap tiga bulan terhadap 75 orang yang diberikan alan dan pelatihan ini.
“Apakah (nanti) usaha yang dijalankan masih dilakukan atau tidak,” jelasnya.(Rus/BH/kt)
Event5 hari agoFestival Lebaran Betawi Tangsel ke-6 Digelar 23–24 Mei 2026 di Jurang Mangu Barat
Sport6 hari agoMoto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Start Posisi 20 Finis di Urutan ke-8
Bisnis2 hari agoAQUVIVA Berangkatkan Umrah 3 Marbot Masjid dan 6 Pemenang Kejutan Tutup Botol Ramadan ke Tanah Suci
Sport6 hari agoHasil Pertandingan PSM Makassar vs Persib Bandung 1-2
Jabodetabek2 hari agoDelapan SD Terbaik DKI Jakarta dan Banten Berkompetisi di DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Nasional4 hari agoRaker dengan DPR, Menteri Maman Abdurrahman Paparkan Evaluasi Anggaran dan Kinerja Kementerian UMKM Semester I 2026
Bisnis3 hari agoJobstreet by SEEK Dukung SV UGM Career Days 2026
Bisnis2 hari agoGoogle dan Terralogiq Bahas Masa Depan Geospatial AI untuk Bisnis Indonesia






















