Connect with us

Lifestyle

5 Kondisi Serius yang Menyebabkan Sakit Punggung Pada Anak

Banyak yang mengira bahwa sakit punggung adalah penyakit orangtua. Faktanya, anak-anak juga sering mengalami kondisi ini, terutama ketika mereka sudah memasuki usia sekolah. Tas sekolah yang berat, cedera saat mengikuti pelajaran olahraga atau saat bermain bisa jadi penyebab sakit punggung pada anak.

Meski umum terjadi, jika keluhan sakit punggung benar-benar membuat anak lemah dan tidak nyaman, kemungkinan bisa disebabkan oleh masalah yang serius. Yuk, ketahui kondisi serius apa saja yang menimbulkan nyeri punggung pada anak dan berikut ini.

Tanda sakit punggung pada anak yang serius

Stres dan tekanan terus-menerus pada otot atau sendi di punggung memang menimbulkan rasa nyeri. Namun, hanya akan bertahan dalam beberapa hari sampai satu minggu. Kondisi ini akan cepat membaik setelah anak diberi obat pereda nyeri dan dikompres dengan air hangat.

Kondisi tersebut sangat berbeda dengan nyeri punggung yang disebabkan oleh masalah serius pada tubuh. Kemungkinan rasa nyeri akan terus muncul sampai mengganggu tidur anak, serta terjadi lebih dari beberapa minggu atau berbulan-bulan.

Advertisement

Anda mungkin mendapati anak mengalami gejala demam menggigil, tubuh lemah, dan juga berat badan menurun. Jika kondisi tersebut terjadi pada anak, segera periksa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kondisi serius yang menyebabkan sakit punggung pada anak

Ada beberapa kondisi serius yang menyebabkan anak sering mengeluh sakit pinggang, antara lain:

1. Spondilolisis

Spondilolisis adalah kondisi yang menggambarkan adanya degenerasi di area tertentu pada tulang belakang. Kebanyakan anak dan orangtua tidak menyadari adanya kondisi ini. Seiring waktu, saat kerusakan semakin bertambah parah, barulah gejala-gejala spondiolisis akan muncul.

Advertisement

Gejalanya meliputi nyeri punggung bagian bawah yang menyebar ke area pantat atau paha dan mengencangnya otot-otot sekitar punggung.

Kondisi ini umumnya terjadi pada anak yang sering kali melakukan gerakan membungkuk ke belakang secara berulang, misalnya atlet pesenam atau penyelam. Awal pengobatan anak akan mendapatkan terapi fisik dan minum obat-obatan pereda nyeri. Namun, jika anak sampai kehilangan keselarasan tulang belakang dan gejala tidak kunjung membaik selama berbulan-bulan selama perawatan, maka akan dilakukan proses pembedahan.

2. Cedera hernia tulang belakang (herniated disk)

Anak-anak memang memiliki tulang belakang yang lebih lentur daripada orang dewasa. Namun, terlalu sering melakukan gerakan yang memberatkan dan menekan tulang punggung bisa membuat kondisi tulang belakang memburuk di kemudian hari.

Meski jarang terjadi, anak-anak dengan kebiasaan tertentu bisa memiliki kondisi ini. Misalnya, dari usia muda sudah melakukan gerakan yang menekan tulang belakang. Seiring waktu, tulang yang sudah berkurang kelenturannya dan terus dipaksa melakukan gerakan tersebut secara berulang akan menyebabkan cedera. Hernia tulang belakang bisa rusak bahkan pecah.

Advertisement

Kondisi ini menimbulkan gejala yang beragam, seperti nyeri dan kaki terasa lemah, kaki kesemutan atau mati rasa, kesulitan membungkuk atau meluruskan punggung karena timbul rasa nyeri.

Cedera hernia tulang belakang dapat diatasi tanpa operasi. Namun untuk kasus parah, seperti cedera sudah menyebar ke area saraf maka prosedur bedah harus dilakukan.

3. Infeksi pada tulang belakang

Bakteri yang masuk tubuh bisa menyebar dan menyebabkan infeksi pada tulang belakang. Kondisi ini sering terjadi pada bayi dan juga anak-anak. Gejalanya beragam, mulai dari demam menggigil, tubuh lemah, dan nyeri punggung.

Pengobatan bisa dilakukan dengan pemberian antibiotik sampai kondisi anak kembali membaik. Jika infeksi sudah menyebabkan kerusakan struktur tulang belakang atau antibiotik tidak ampuh, operasi akan dilakukan.

Advertisement

4. Kelainan bentuk tulang

Kelainan bentuk tulang belakang pada anak, seperti skoliosis dan kifosis dapat menimbulkan nyeri punggung. Skoliosis adalah bentuk tulang belakang yang berbentuk huruf S. Sementara kifosis adalah bentuk tulang belakang yang terlalu membungkuk di bagian atasnya.

Meski dua kondisi ini berbeda, prinsip perawatannya sama, yaitu terapi fisik dan obat-obatan untuk mengurangi gejala. Pada kasus parah, operasi akan direkomendasikan sebagai pengobatan untuk memperbaiki bentuk tulang.

5. Tumor

Tumor jinak atau ganas dapat tumbuh dimana saja, termasuk di sekitar tulang belakang. Kondisi ini terjadi pada siapa saja, termasuk anak-anak. Adanya pertumbuhan tumor tersebut dapat menimbulkan gejala sakit punggung pada anak. Selain itu, anak jadi sangat lemah dan mengalami penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas.

Perawatan tumor bervariasi, namun paling sering dilakukan operasi pengangkatan tumor, terapi obat, dan juga radiasi jika ada kemungkinan kanker. Jika tidak dilakukan pengobatan yang tepat, tumor dapa menyebabkan perubahan bentuk tulang belakang.

Advertisement

Kabartangsel.com

Source

Pemerintahan1 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport3 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan3 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi3 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi3 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport4 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport4 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten4 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport4 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten4 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum4 hari ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis5 hari ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan5 hari ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Banten5 hari ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Hukum5 hari ago

Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter

Hukum5 hari ago

Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Hukum5 hari ago

Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer

Pemerintahan3 minggu ago

Penataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Otomotif3 minggu ago

6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan

Sport6 hari ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Otomotif3 minggu ago

GIIAS 2026 Digelar 30 Juli sampai 9 Agustus

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Bisnis3 minggu ago

PNM Excellence Awards 2026, Apresiasi 70 Ribu Insan di Usia 27 Tahun

Techno2 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Bisnis3 minggu ago

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Bisnis3 minggu ago

SCG Dorong Inovasi Konstruksi Berkelanjutan dan Perluas Kapasitas Produksi

Bisnis3 minggu ago

Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi

Bisnis3 minggu ago

Cetaphil Derm On Tour Hadirkan Edukasi Kulit Sensitif

Bisnis3 minggu ago

Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Utari Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis3 minggu ago

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis3 minggu ago

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Nasional3 minggu ago

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Nasional3 minggu ago

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA

Populer