Connect with us

Lifestyle

Apa Itu PPOK Eksaserbasi Akut? Bagaimana Cara Menanganinya?

Gejala PPOK bisa memburuk secara tiba-tiba. Kondisi ini disebut dengan PPOK eksaserbasi akut. Beberapa gejala yang mungkin Anda rasakan bisa meliputi sulit bernapas, batuk lebih sering, atau memiliki dahak yang lebih banyak. Masalah eksaserbasi PPOK, atau disebut juga dengan flare-up PPOK, bahkan dapat membuat Anda merasa cemas dan kesulitan untuk tidur atau bahkan hanya untuk menjalankan aktvitas sehari-hari.

Lantas, apa saja penyebab munculnya PPOK eksaserbasi akut dan bagaimana cara menanganinya? Simak penjelasannya dalam halaman berikut.

Penyebab PPOK eksaserbasi akut

Penyakit tertentu, seperti pilek dan infeksi paru akibat virus atau bakteri dapat menyebabkan PPOK eksaserbasi akut. Saluran udara yang sudah mengalami gangguan pada orang dengan PPOK akan membuatnya bertambah buruk apabila ditambah dengan masalah pernapasan lainnya.

Advertisement

Beberapa penyebab lain yang juga dapat menyebabkan PPOK eksaserbasi akut antara lain:

  • Terpapar asap rokok atau polutan lainnya
  • Perubahan cuaca
  • Terlalu banyak beraktivitas
  • Kelelahan 
  • Merasa tertekan atau cemas

Sering kali, Anda bisa mengatasi flare-up PPOk dengan obat-obatan dan merawat diri sendiri. Untuk itu, bekerja samalah dengan dokter dan berdisuksilah dalam merancang action plan untuk mengatasi gejala PPOK eksaserbasi akut. Dengan begitu, Anda tahu apa yang harus Anda lakukan ketika PPOK Anda memburuk.

Penting juga untuk mengenali dan memahami gejala yang biasa Anda alami, pola tidur Anda, dan kapan Anda menjalani hari-hari yang baik ataupun buruk. Hal itu dapat membantu Anda mempelajari perbedaan antara gejala PPOK Anda yang biasa dan tanda-tanda flare-up PPOK.

Tanda-tanda peringatan dari flare-up PPOK

penyebab sakit kepala dan mata serta pusing

Tanda-tanda flare-up PPOK bisa bertahan selama 2 hari atau lebih. Ketika mengalami PPOK eksaserbasi akut, gejalanya juga biasanya lebih intens daripada yang Anda rasakan sehari-hari. Gejala ini bisa memburuk dan tidak kunjung sembuh. Jika Anda mengalami eksaserbasi total, Anda mungkin harus segera ke rumah sakit.

Tanda-tanda umum awal PPOK Anda mengalami flare-up, termasuk:

Advertisement
  • Sulit mengatur napas
  • Suara napas yang menimbulkan bunyi atau mengi
  • Batuk, terkadang disertai lebih banyak lendir daripada biasanya atau perubahan warna pada lendir

Kemungkinan tanda-tanda lain dari PPOK eksaserbasi akut meliputi:

  • Tidak mampu menarik napas dalam
  • Sulit tidur 
  • Sakit kepala di pagi hari
  • Nyeri perut
  • Kecemasan 
  • Sulit bicara
  • Pembengkakan tungkai atau pergelangan kaki
  • Kulit berwarna abu-abu atau pucat
  • Bibir atau ujung kuku berwarna biru atau ungu

Yang harus dilakukan pada tanda pertama dari flare-up PPOK

nebulizer adalah

  • Jangan panik. Anda mungkin bisa mencegah gejalanya semakin memburuk.
  • Gunakan obat sesuai petunjuk untuk flare-up. Ini bisa termasuk inhaler quick-relief, steroid atau antibiotik untuk diminum, atau obat dengan nebulizer.
  • Minum antibiotik sesuai petunjuk jika diresepkan oleh dokter.
  • Gunakan oksigen jika diresepkan.
  • Gunakan teknik pernapasan dengan mulut yang mengerucut untuk menghemat energi, pelankan napas, dan buat diri relaks.
  • Jika gejala tidak membaik dalam 48 jam, atau gejala tetap saja memburuk, hubungi dokter atau pergi ke rumah sakit.

Cara mencegah PPOK eksaserbasi akut

Penyakit Paru Obstruktif Kronis alias PPOK adalah penyakit yang tak bisa disembuhkan. Namun, Anda dapat mencegah penyakit ini memburuk. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah PPOK Anda memburuk, yaitu:

  • Berhenti merokok dan hindari asap rokok. Menghindari rokok adalah cara terbaik untuk memperlambat proses kerusakan paru. Tanyakan pada dokter mengenai program penghentian kebiasaan merokok dan pilihan lainnya, seperti terapi pengganti nikotin.
  • Gunakan obat sesuai petunjuk.
  • Tanyakan pada dokter mengenai rehabilitasi paru. Program ini termasuk olahraga, berlatih sistem pernapasan, dan tips gizi.
  • Kunjungi dokter 1 sampai 2 kali per tahun, atau sesuai petunjuk untuk check-up.

Karena orang dengan PPOK memiliki masalah pada saluran udaranya, maka menghindari orang yang memiliki virus atau bakteri yang berhubungan dengan saluran pernapasan (seperti flu dan pilek) sebaiknya dihindari. Beberapa tips yang mungkin dapat Anda ikuti, ialah:

cara membuat hand sanitizer

  • Sebisa mungkin hindari orang yang sedak pilek atau flu.
  • Seringlah mencuci tangan. Bawalah juga hand sanitizer untuk saat-saat di mana Anda tidak bisa mencuci tangan.
  • Dapatkan semua anjuran vaksin, termasuk suntikan flu setiap tahunnya.
  • Hindari udara yang sangat dingin.
  • Jauhkan polusi udara dari rumah, seperti asap perapian dan debu.

Menjalani gaya hidup sehat juga harus dilakukan untuk mencegah terjadinya PPOK eksaserbasi akut. Jalani gaya hidup sehat dengan cara:

  • Tetaplah aktif sebisa mungkin. Cobalah jalan kaki singkat dan latihan beban ringan. Konsultasikan pada dokter mengenai cara-cara olahraga yang tepat dan sesuai dengan kondisi PPOK Anda.
  • Seringlah beristirahat di sepanjang hari. Beristirahatlah di sela aktivitas harian untuk menghemat energi dan memberikan waktu bagi paru-paru untuk memulihkan diri.
  • Jalani diet sehat yang kaya akan protein tanpa lemak, ikan, buah-buahan, dan sayuran. Makanlah dalam porsi kecil beberapa kali dalam sehari.
  • Jangan minum terlalu banyak cairan saat makan. Dengan begitu Anda tidak akan merasa terlalu sesak kekenyangan.

Kapan harus menghubungi dokter?

Setelah menjalani semua penanganan PPOK eksaserbasi akut, Anda harus menghubungi dokter jika napas Anda:

  • Semakin sulit
  • Semakin cepat dibanding sebelumnnya
  • Pendek dan Anda tidak bisa menarik napas dalam

Selain itu, hubungi dokter jika:

  • Anda perlu bersandar ke depan saat duduk supaya dapat bernapas dengan mudah
  • Anda menggunakan otot di sekitar tulang rusuk untuk membantu Anda bernapas
  • Anda lebih sering mengalami sakit kepala
  • Anda merasa mengantuk atau linglung
  • Anda demam
  • Anda batuk dengan dahak yang berwarna pekat
  • Bibir, ujung jari, atau kulit di sekitar kuku berwarna biru
  • Anda mengalami nyeri atau ketidaknyamanan dada

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Kabartangsel.com

Source

Pemerintahan1 hari ago

Jelang Porprov VII Banten 2026, Tangsel Percepat Finalisasi Venue dan Akomodasi

Pemerintahan1 hari ago

Jelang HUT ke-81 RI, Pemkot Tangsel Terus Matangkan Persiapan Upacara Kemerdekaan

Sport3 hari ago

Jadwal Dewata Challenge Series 2026: Bali United, Persib Bandung, dan Sabah FC

Pemerintahan3 hari ago

Kemarau Panjang, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Salurkan 339.200 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Serba-Serbi3 hari ago

Apa Itu DESIL?

Serba-Serbi3 hari ago

Cara Cek Desil DTSEN BPS dengan NIK

Sport4 hari ago

Jadwal Brisbane Roar vs Dewa United dan Persija Jakarta

Sport4 hari ago

Brisbane Roar Gelar Tur Pramusim ke Indonesia, Siap Jajal Kekuatan Dewa United dan Persija Jakarta

Banten4 hari ago

Dewa United Siapkan Kekuatan Baru di Super League 2026/2027

Sport4 hari ago

Persita Tangerang Datangkan Tyronne del Pino di BRI Super League 2026/2027

Banten4 hari ago

Dewa United Basketball Academy Jadi Wadah Pembinaan Talenta Muda Banten

Nasional4 hari ago

Wapres Gibran Rakabuming Raka Dorong Guru Besar Perkuat Kontribusi Bagi Pembangunan Nasional

Kuota Haji Reguler Terisi 70%, Pelunasan Sampai 14 Maret 2025
Hukum4 hari ago

Dugaan Korupsi Haji, Gus Alex Bantah Tuduhan Memperkaya Diri

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Bisnis5 hari ago

Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Jakut

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin
Pemerintahan5 hari ago

Diskominfo Tangsel Perluas Literasi Digital: Sasar Santri, Pemuda hingga Masyarakat Kewilayahan

Banten5 hari ago

Andra Soni: Sekolah Rakyat Mengurangi Angka Putus Sekolah di Provinsi Banten

Hukum5 hari ago

Polsek Kelapa Dua Amankan Tiga Terduga Pelaku Peredaran Obat Daftar G Tanpa Resep Dokter

Hukum5 hari ago

Kapolres Tangsel Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Narkoba

Hukum5 hari ago

Sasar Lokasi Rawan Cegah Kejahatan Malam, Polsek Pondok Aren Patroli Razia Stationer

Pemerintahan3 minggu ago

Penataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi

Otomotif3 minggu ago

6 Mobil yang Wajib Dilihat di GIIAS 2026, ICAR V23 Jadi Pilihan Mobil Listrik Keren untuk Perkotaan

Sport6 hari ago

Daftar 18 Klub Peserta Super League 2026/2027, Lengkap dengan Kode Tim

Pemerintahan2 minggu ago

Transformasi Posyandu di Tangsel, Pilar Saga Ichsan: Kini Tak Sekadar Layanan Ibu dan Anak

Sport4 hari ago

18 Tim Peserta BRI Super League 2026/2027

Otomotif3 minggu ago

GIIAS 2026 Digelar 30 Juli sampai 9 Agustus

Sport6 hari ago

Jadwal Lengkap Super League 2026/2027 Pekan Pertama, 4-6 September 2026

Bisnis3 minggu ago

PNM Excellence Awards 2026, Apresiasi 70 Ribu Insan di Usia 27 Tahun

Techno2 minggu ago

Dugaan Penipuan Neva Convert, Banyak Korban Keluhkan Tukar Pulsa ke Saldo DANA Tidak Masuk

Bisnis3 minggu ago

Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

Bisnis3 minggu ago

SCG Dorong Inovasi Konstruksi Berkelanjutan dan Perluas Kapasitas Produksi

Bisnis3 minggu ago

Bersama PNM Mekaar Mesin Jahit Tua Utari Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis3 minggu ago

Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan, Telkom Perkuat Kepatuhan Regulasi

Bisnis3 minggu ago

Cetaphil Derm On Tour Hadirkan Edukasi Kulit Sensitif

Bisnis3 minggu ago

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis3 minggu ago

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi Berbasis Kebermanfaatan

Sport2 minggu ago

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Persebaya Surabaya vs Arema Malang

Nasional3 minggu ago

Menteri UMKM Maman Abdurrahman dan Kepala BPOM Teken MoU, Luncurkan Program SAPA SEMESTA UMK Pangan Olahan

Otomotif2 minggu ago

Suzuki Access 125, Rekomendasi Motor Matic 125cc yang Nyaman, Awet, dan Bergaya Retro

Nasional3 minggu ago

Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional, Kementerian UMKM Sambut Baik Terbentuknya PEWIRA

Populer