Sport
Jadwal BRI Super League 2025/26 Pekan ke-8 Diundur, Pertandingan Digelar 27–30 Desember

Sebagai bentuk dukungan penuh terhadap agenda tim nasional Indonesia dalam menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026, I.League melakukan penyesuaian jadwal kompetisi demi memberikan ruang persiapan optimal bagi tim Garuda.
Match Week-8 yang semula dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 akan diundur dan dijadwalkan ulang pada tanggal 27–30 Desember 2025.
Penyesuaian ini telah dikomunikasikan dan disepakati bersama dengan seluruh klub peserta, serta mempertimbangkan aspek teknis, logistik, dan kepentingan nasional.
Direktur Utama I.League Ferry Paulus percaya bahwa keberhasilan timmas adalah bagian dari keberhasilan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
“Penyesuaian ini merupakan bentuk sinergi antara liga dan tim nasional. Klub-klub kami menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mendukung perjuangan Garuda di pentas internasional,” ujar Ferry.
I.League memastikan seluruh penyesuaian jadwal dilakukan secara terukur dan terencana agar tidak mengganggu integritas kompetisi serta tetap memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pencinta sepak bola Tanah Air.
Informasi resmi terkait jadwal terbaru Match Week-8 dapat diakses melalui kanal resmi I.League dan akan diperbarui di sistem manajemen pertandingan.
Sport4 hari agoHasil Akhir Persija Jakarta vs Persib Bandung1-2 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Pemerintahan6 hari agoBenyamin Davnie Lanjutkan Program Bedah Rumah, Targetkan 329 Unit Diperbaiki Sepanjang 2026
Opini6 hari agoKetika Makanan Juga Relasi
Banten4 hari agoHasil Persita Tangerang vs Persijap Jepara 0-3 di BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-32
Sport4 hari agoKlasemen Persib Bandung Usai Kalahkan Persija Jakarta Kokoh di Puncak BRI Super League 2025/2026
Techno5 hari agoAplikasi HRD Terbaik di Indonesia untuk Tingkatkan Efisiensi Pekerjaan HR hingga 80 Persen
Sport4 hari agoHasil Persija vs Persib Babak Pertama 1-2: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Unggul
Bisnis2 hari agoRupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah














