Connect with us

Sport

Honduras U-17 vs Timnas Indonesia U-17 Babak Pertama Bermain Imbang, Skor 0-0

Tim Nasional U-17 Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Honduras U-17 pada babak pertama pertandingan penutup Grup H Piala Dunia U-17 2025. Meskipun Indonesia tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang emas, terutama di pertengahan babak, gawang Honduras yang dikawal oleh Noel Valladares masih kokoh hingga jeda.

Babak Pertama

Inisiatif Serangan Cepat dari Garuda Muda, pertandingan dimulai. Timnas Indonesia U-17, yang mengenakan seragam kebanggaan berwarna merah, segera mengambil inisiatif penguasaan bola. Indonesia mengambil inisiatif dengan mengepung pertahanan Honduras. Laga memasuki menit ke-10, namun belum ada peluang yang benar-benar mengancam gawang Noel Valladares.

Ringkasan

  • Tendangan bebas Zahaby Gholy menjadi ancaman pertama bagi Honduras, namun bola mudah ditangkap dengan tenang oleh kiper Noel Valladares.
  • Honduras membalas lewat penetrasi Luis Suazo. Penjaga gawang Indonesia, Mike Rajasa Hoppenbrouwers, tidak perlu melakukan penyelamatan karena sepakan Suazo melebar dari gawang. Skor masih 0-0.
  • Evandra Florasta melepaskan sepakan yang memaksa Noel Valladares bekerja keras dan menepis bola.
  • Bola muntah jatuh tepat di kaki Mierza Firjatullah. Sayangnya, usaha Mierza untuk mengarahkan bola ke gawang justru melenceng.
  • Fadly Alberto Hengga giliran menguji ketangguhan Noel Valladares, namun upayanya belum membuahkan hasil.
  • Di sisi lain, Mike Rajasa Hoppenbrouwers menunjukkan ketenangan saat menangkap tendangan bebas yang dilepaskan oleh pemain Honduras, Darell Oliva.

Analisis Jeda

Skor imbang 0-0 mencerminkan betapa efektifnya penampilan kiper Honduras, Noel Valladares, yang menjadi tembok tebal bagi serangan Timnas U-17 Indonesia. Indonesia jelas mendominasi dalam penciptaan peluang dan kontrol bola, terutama di area tengah.

Di babak kedua, pelatih Nova Arianto kemungkinan akan mencari solusi untuk memecah kebuntuan, baik melalui pergantian pemain yang lebih menyerang atau instruksi untuk memaksimalkan akurasi penyelesaian akhir. Kemenangan menjadi harga mati bagi Garuda Muda untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya melalui jalur empat peringkat tiga terbaik.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer