Pemerintahan
Peserta Ujian CPNS di Tangsel 7.047 Orang

Sebanyak 7.047 peserta mengikuti ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (3/11).
Para peserta terdiri dari pegawai honorer golongan dua (K2) dan pendaftar kalangan umum.
Firdaus, Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan, dan Pendidikan (BKPP) Kota Tangsel, menjelaskan, pada tes kali ini peserta asal pegawai honorer yang ikut tes sebanyak 1.659 orang, sedangkan dari kalangan umum berjumlah 5.388 orang.
Materi yang diujikan bagi pegawai honorer, terang Firdaus, antara lain ujian Bidang Kompetensi Dasar (BKD) dan Kompetensi Bidang (BDD). Sedangkan tes yang harus dijalani pendaftar umum hanya ujian BKD saja.
“Melihat banyaknya peserta, lokasi ujian kami bagi menjadi empat zona. Satu zona untuk golongan honorer, tiga lainnya untuk pendaftar umum,” ujar Firdaus, Minggu (3/11).
Keempat zona tersebut antara lain zona Pamulang (honorer), Ciputat, Serpong, dan Serpong Utara.
Untuk zona Pamulang, yang menjadi lokasi tes CPNS kalangan pegawai honorer, tempat pelaksanaannya antara lain di SMPN 4, SMPN 17, dan SMAN 6.
Sementara itu, zona Ciputat antara lain bertempat di SMAN 3, SMKN 1, SDN Ciater 3 dan 4, serta SMPN 11.
Selanjutnya, zona Serpong Utara meliputi SDN Pondok Jagung, SMPN 16, SMPN 15, dan SMA Pustek.
Terakhir, zona Serpong bertempat di SMPN 8, SMPN 1, SDN Buaran 1 dan 2, SMPN 7, SMAN 2, dan SMAN 12.
Firdaus menegaskan pihaknya tak akan ikut campur menentukan kelulusan CPNS. Soal itu diserahkan sepenuhnya kepada Panitia Seleksi Nasional di pemerintahan pusat.
Tangsel termasuk salah satu dari tiga kota di Provinsi Banten yang mendapatkan kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) jalur umum.
Dua kota lainnya yang mendapatkan kuota sama di Provinsi Banten adalah Kota Cilegon dan Kota Serang Seleksi CPNS bagi peserta umum tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya.
Ada dua tahapan tes yang harus dilalui, pertama tes menggunakan teknologi computer-assisted translation (CAT). Kedua dengan sistem manual, yakni mengisi lembar jawaban kerja (LJK).
Keunggulannya, peserta dapat langsung mengetahui hasil tes beberapa saat pasca mengerjakan soal ujian.
Peserta umum bisa mengikuti tahapan mengisi LJK setelah lulus tahapan CAT. Sistem CAT diharap dapat meminimalisasi kecurangan dalam penerimaan CPNS.
Di sisi lain, ujian bagi golongan honorer hanya satu tahap, yakni tahapan LJK. Tahun ini Kota Tangsel mendapat kuota jalur umum sebanyak 100 orang.
Mereka ditujukan untuk mengisi formasi tenaga pengajar (guru), teknisi, dan tenaga kesehatan.
Menurut jadwal, pengumuman kelulusan CPNS akan disampaikan pada minggu kedua bulan Desember tahun ini. (WK/kt)
Pemerintahan7 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Nasional4 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis4 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD
Nasional4 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional4 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Tangerang Selatan4 hari agoPilar Saga Ichsan Lepas 393 Jemaah Haji Tangsel
























