Lifestyle
Jenis Bekas Jerawat yang Bisa Disembuhkan Tanpa Dokter

Jenis bekas jerawat yang menetap dan membandel pasti membuat penampilan Anda risih. Saat jerawat sembuh, penting untuk merawat bekasnya hingga sembuh. Selain membuat kulit sehat, tentu Anda jadi kian percaya diri saat bertatap muka dengan orang banyak.
Ingin menghilangkan noda bekas jerawat? Anda wajib tahu beberapa jenis bekas jerawat yang bisa ditangani sendiri tanpa perlu ke dokter.
Jenis bekas jerawat yang bisa dihilangkan secara mandiri

Saat jerawat sudah sembuh, biasanya bekas jerawat yang tertinggal meninggalkan bekas. Ada beragam bentuk bekas jerawat, seperti perubahan warna kulit menjadi lebih gelap atau merah muda. Selain itu, ada tanda-tanda bekas jerawat lainnya yang membuat penampilan wajah jadi kurang merata.
Pada dasarnya, terdapat dua kategori bekas jerawat, yakni disebabkan oleh hilangnya jaringan kulit (bekas luka atropik) dan yang disebabkan oleh kelebihan jaringan (hipertrofik).
Bekas jerawat atropik cenderung datar, cekung, dan hanya sembuh pada bagian atas lapisan kulit. Bekas jerawat atropik bisa menimbulkan bekas boxcar, ice pick, maupun bekas jerawat rolling scars.
Bekas luka atropik sebaiknya tak diobati secara mandiri. Menyembuhkan bekas jerawat atropik perlu dilakukan oleh dokter kecantikan agar bekas jerawat bisa pulih merata.
Sementara itu, jenis bekas jerawat hipertrofik dapat disembuhkan secara mandiri. Sebagai gambaran, bekas jerawat hipertrofik ini menimbulkan bentuk cembung pada kulit. Jenis bekas jerawat ini umum ditemui pada kebanyakan orang.
Hipertrofik terbentuk dengan ukuran yang sama saat jerawat tumbuh. Bekas luka hipertrofik hampir mirip dengan keloid. Namun, keloid meninggalkan bekas yang lebih lebar.
Ketika keloid muncul, biasanya kulit tumbuh menutupi luka dengan menumpukkan jaringan kulit lain. Keloid menghasilkan bekas yang cembung dan tidak merata, serta berukuran lebih besar.
Orang yang memiliki kulit lebih gelap cenderung memiliki jenis bekas jerawat hipertrofik dan keloid. Untungnya kedua bekas jerawat ini secara mudah bisa disembuhkan secara mandiri.
Hiperpigmentasi pasca inflamasi pada bekas jerawat


Luka bekas jerawat yang berlanjut memicu perubahan warna. Kondisi ini disebut hiperpigmentasi pasca inflamasi. Berbeda dengan bekas jerawat hipertrofik ataupun keloid, hiperpigmentasi pasca inflamasi muncul pada area bekas jerawat dengan warna lebih gelap dengan permukaan kulit yang rata.
Perubahan warna yang berkembang biasanya menghasilkan peradangan dan ketidakrataan warna pada kulit bekas jerawat. Warna yang dihasilkan oleh hiperpigmentasi biasanya ungu, coklat, atau bahkan hitam.
Untuk meminimalkan hiperpigmentasi dan bekas jerawat, Anda perlu melakukan perawatan sehingga kulit pulih seperti semula.
Menghilangkan jenis bekas jerawat tipe hipertrofik dan keloid


Tak dipungkiri bekas jerawat membuat seseorang jadi tak percaya diri. Apalagi ketika Anda harus presentasi atau bertemu dengan banyak orang. Bagaimanapun, penampilan menjadi perhatian utama.
Daripada membubuhkan foundation yang tebal untuk menutupi bekas luka, cukup lakukan perawatan di rumah saja.
Jenis bekas jerawat hipertrofik, keloid, dan hiperpigmentasi bisa dilakukan secara mudah. Berbeda dengan jenis bekas jerawat atrofik yang membutuhkan penanganan dermatologis, Anda bisa menghilangkan bekas jerawat ini cukup di rumah saja.
Anda bisa membeli obat penghilang bekas jerawat dengan kandungan berikut.
- Pionin, sebagai agen antimikroba dan membunuh bakteri akibat jerawat
- Mucopolysaccharidoses (MPS), sebagai agen anti peradangan dan menjaga kelembapan kulit
- Allium cepa, untuk menyembuhkan bekas jerawat hipertrofik dan keloid, serta meratakan warna kulit
Tak hanya menyembuhkan jenis bekas jerawat tersebut, formulasi ketiga kandungan itu bisa menghindari pembentukan jerawat baru. Jangan lupa untuk memilih obat dengan tekstur gel agar menyerap lebih optimal.
Kabartangsel.com
Nasional7 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Sport7 hari agoPersija Jakarta Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta 1-1 di Gianyar
Sport7 hari agoPrediksi Persita Tangerang vs Bali United: Misi Bangkit Pendekar Cisadane, Serdadu Tridatu Tetap Percaya Diri
Pemerintahan6 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Nasional4 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis4 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD






























