Beredar pesan berantai Whatsapp yang berisi daftar makanan terkontaminasi virus corona di Australia dan salah satunya produk mi goreng dari Indonesia. FAKTANYA, Badan Kesehatan Negara Bagian New South Wales (NSW Health) menegaskan kalau pesan yang beredar terkait larangan makan Mi Goreng dan aneka makanan lainnya adalah hoaks.
======
[KATEGORI]: KONTEN YANG MENYESATKAN
======
======
[PENJELASAN]:
Seperti halnya di Indonesia dimana informasi menyestkan bahkan hoaks mengenai virus corona yang sedang mewabah ramai beredar di media sosial, sama hal nya dengan yang terjadi di Australia dengan menyeret sebuah produk makanan Indonesia yang diklaim turut menyebarkan virus corona.
Beredar pesan berantai di aplikasi whatsapp yang menyebut bahwa warga Australia dihimbau untuk menghindari beberapa produk makanan, salah satunya produk Mi Goreng asal Indonesia. himbauan itu juga meminta tidak mendatangi daerah Cabramatta, Burwood, Strathfield, Newtown, Chester Hill dan Guilford di dekat Sydney. Disebutkan di daerah itu ada virus corona.
Seperti diketahui, produk Mi Goreng instan asal Indonesia memang diekspor ke Australia dan bisa didapatkan warga di sana di sejumlah supermarket setempat.
Setelah dilakukan penelusuran, Badan Kesehatan Negara Bagian New South Wales (NSW Health) menegaskan kalau pesan yang beredar terkait larangan makan Mi Goreng dan aneka makanan lainnya adalah hoax. Larangan kunjungan ke daerah tertentu di New South Wales karena virus corona juga adalah hoax.
Untuk Australia, hingga saat ini dari data real time John Hopkins University sudah ada 15 kasus positif virus corona. Mereka tersebar di Queensland (5), New South Wales (4), Victoria (4) dan South Australia (2).
======
REFERENSI:
Nasional7 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Nasional7 hari agoKepala BGN Dadan Hindayana: 19.000 Ekor Sapi untuk Program MBG hanya Pengandaian
Nasional6 hari agoLamiPak Indonesia Raih Penghargaan Ajang Global CSR & ESG Summit & Awards 2026™ ke-18 di Bangkok
Nasional7 hari agoProgram MBG Diklaim Jangkau 61,9 Juta Penerima dan Serap 1,2 Juta Tenaga Kerja
Jabodetabek6 hari agoTari Kreasi Tradisional Indonesia 2026 Sukses Digelar Meriah di Kebayoran Park Mall
Techno2 hari agoTangsel ONE: Tangerang Selatan One System
Banten7 hari agoMusrenbang RKPD 2027, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siap Dukung Penuh Arah Pembangunan Provinsi Banten
Pemerintahan2 hari agoPemerintah Kota Tangerang Selatan Luncurkan Tangsel One dan Asisten Virtual Helita















