Tangsel
Airin Rachmi Diany: Doakan Saya Agar Tetap Diberikan Kekuatan

Meski terlihat agak letih, Airin Rachmy Diany, Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) tetap mengumbar senyum. Wajar jika demikian adanya. Apa sebab? Karena ia sedang diguncang beragam persoalan.
Tak lain kasus yang menjerat sang suami, Tubagus Chaeri Wardana (TCW) yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berujung disorotnya kinerja sebagai kepala daerah.
Di tengah persoalan itu, ia mengaku berusaha membagi waktu. Antara dirinya sebagai walikota, istri dan ibu anak-anaknya. “Saya tetap harus fokus mengurusi Tangsel. Karena sebagai walikota, itu amanah yang diberikan kepada masyarakat kepada saya,” ujarnya, Selasa (4/2/2014), dalam sebuah kesempatan.
Selama kasus TCW mencuat ke publik, Airin memang enggan banyak bicara kepada wartawan. Meski dirinya mengaku menjawab seperlunya. Ternyata, dia hanya ingin menenangkan diri sebentar, agar tugas-tugasnya sebagai walikota tidak terpengaruh.
“Jujur saja, saya memilih rajin turun ke masyarakat. Dengan kondisi alam yang sedang seperti ini, bisa dipastikan berdampak langsung kepada masyarakat Tangsel. Diluar itu, saya pribadi akan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” tegasnya.
Dampak yang dimaksud Airin tak lain adalah, rusaknya infrastruktur dan penyebaran penyakit. Dua masalah tersebut dianggap urgent. Lantas bagaimana respon masyarakat selama dia memilih banyak menemui masyarakat? Airin mengaku bahwa masyarakat masih merespon positif. “Bahkan ada yang memberikan dukungan dan mengingatkan kepada saya agar tetap sabar menghadapi masalah ini,” ujarnya, matanya berkaca-kaca.
Airin sempat diam sejenak, menarik nafas. “Saya tidak menghindari wartawan. Tanpa dukungan mereka (wartawan, Red) apa artinya yang saya lakukan. Khususnya mengenai pembangunan di Tangsel. Saya pribadi masih menganggap teman-teman wartawan sebagai mitra pemerintah,” tuturnya.
“Saya ini perempuan, tetap harus memposisikan diri menjadi seorang istri dan ibu dari anak-anak saya. Dan anak-anak selama ini kondisinya sehat.” Matanya terlihat kembali berkaca-kaca. Tak mau terlalu sedih, Airin kembali mengalihkan pembicaraan seputar tugasnya sebagai kepala pemerintahan di Tangsel.
Evaluasi dan monitoring program pemerintahan menjadi prioritasnya. Dengan begitu, lanjut Airin, akan diperoleh informasi berimbang dan objektif. Rangkaian tersebut sekaligus dimanfaatkan Airin untuk memberi motivasi, mengawasi seluruh jajaran pemerintahan, agar tetap bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada warga.
Ia berharap dukungan dari masyarakat masih ada. Dorongan doa dari seluruh elemen dan tokoh-tokoh masyarakat. “Jabatan, kekayaan itu adalah ujian atau cobaan dari Allah. Sama halnya ketika saya dipercayakan menjadi pemimpin, itu juga amanah. Doakan saya agar selalu diberikan kekuatan menjalankan amanah itu. Setidaknya, bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Tangsel,” tegasnya. (sm/to/kt)
Kampus7 hari agoIKA FISIP UIN Jakarta 2025–2029 Resmi Dilantik, Perkuat Peran Alumni sebagai Kekuatan Intelektual
Pemerintahan7 hari agoDWP Bersama DLH Tangsel Berbagi Bersama Penyapu Jalanan
Nasional2 hari agoWINGS Food Hadirkan ‘Pondok Rehat’ di Jalur Mudik 2026, Sediakan Fasilitas Lengkap untuk Pemudik
Pemerintahan7 hari agoDSDABMBK Tangsel Siap Hadapi Libur Lebaran 2026 dengan Infrastruktur Optimal
Bisnis2 hari agoTempo Scan Berangkatkan 3.000 Pemudik lewat Program “Mudik Sepenuh Hati 2026”
Bisnis6 hari agoQurban Asyik Luncurkan Aplikasi Versi Terbaru, Kurban Kini Lebih Mudah
Pemerintahan2 hari agoPemkot Tangsel Salurkan Rp405 Juta dalam Safari Ramadan 1447 H
Bisnis2 hari agoAriston Hadirkan Kehangatan Ramadan Lewat Program CSR “Caring Brings Comfort” di Yayasan Al Andalusia



















