Kampus
Alumni UIN Jakarta Harus Cerdas Baca Peluang

Lulusan UIN Jakarta diminta mampu membaca peluang dan bermental kuat dalam memenangkan kompetisi pasca lulus jadi sarjana. Selain itu, sesama alumni UIN Jakarta juga diminta saling membantu dalam memperkuat kontribusi alumni bagi masyarakat.
Pesan ini disampaikan perwakilan Ikatan Alumni UIN Jakarta (IKALUIN), Dra Hj Yati Priyati MA saat memberi sambutan alumni dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana UIN Jakarta ke-128, Sabtu (27/5/2023) sebagaimana melansir dari laman uinjkt.ac.id. Menurutnya, nuansa kehidupan yang dihadapi setiap lulusan UIN Jakarta baik angkatan lalu maupun saat ini relatif berbeda.
Di masa kelulusannya tahun 1995, lanjut Ustadzah kondang Betawi asal kota Depok ini, akses teknologi informasi relatif terbatas sehingga tampilan mahasiswa juga relatif sederhana. Kondisi berbeda terjadi pada lulusan UIN Jakarta masa kini dimana era digital berlangsung.
Namun, jelasnya, modal keberhasilan setiap generasi relatif sama, yaitu kemampuan membaca peluang. “Anda hidup di era milenial, kami hidup di era transisi. Tapi tantangannya sama, bisa membaca peluang yang ada,” tandasnya.
Karena itu, sambungnya, setiap lulusan UIN Jakarta bisa terjun ke masyarakat dengan menggeluti profesi pengabdian tanpa harus terpaku lulusan prodi atau fakultas tertentu. “Saya ini lulusan Prodi Pendidikan Agama Islam FITK, tiga kali mendaftar CPNS, tapi tidak lulus. Saya tidak menyerah. Ternyata Allah tidak memperkenankan saya di sana, melainkan beri tanggung jawab lain. Masya Allah luar biasa,” paparnya.
Selain kecerdasan membaca peluang, sambungnya, lulusan UIN Jakarta harus memiliki keberanian menerima tantangan, bermental kuat, dan tidak mudah menyerah. “Jangan pernah menyerah, mental tempe atau mental strawberry, muka glowing tapi mental rapuh,” singgungnya.
Lebih jauh, Ustadzah yang sering manggung berdakwah di TVRI dan berbagai televisi nasional ini berharap para lulusan UIN Jakarta untuk terus mencatatkan prestasi di bidang pengabdian masing-masing. Kolaborasi sesama alumni bisa menjadi modal sosial penting dalam memberikan pengabdian lebih mendalam.
“Jadikanlah persatuan alumni untuk saling bantu membantu,” tegasnya lagi.
Ustadzah Yati hadir mewakili undangan alumni dalam memberikan motivasi bagi para lulusan sarjana baru UIN Jakarta di edisi wisuda sarjana ke-128. Lulusan IAIN Jakarta tahun 1955 dan anggota komisi dakwah MUI Pusat ini aktif mengisi sejumlah pengajian di tv nasional seperti Serambi Islam TVRI Pusat, Damai Indonesiaku dan Assalamu’alikum Nusantara TVOne, Qurma Kompas TV dan lainnya.
Nasional4 minggu agoOTT Senyap Kasus Imigrasi, KPK Beri Kado Hari Lahir Pancasila untuk Rakyat
Jabodetabek4 minggu agoProf Dede Rosyada Tegaskan Pengelolaan Yayasan Triguna dan Syarif Hidayatullah Telah Diserahkan ke Pemerintah Melalui UIN Jakarta
Jabodetabek4 minggu agoPenjelasan UIN Jakarta soal Insiden Kericuhan di Lingkungan Madrasah Pembangunan Pamulang Tangsel
Kabupaten Tangerang4 minggu agoIntan Nurul Hikmah Ajak Masyarakat Kabupaten Tangerang Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia
Tangerang4 minggu agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport3 minggu agoFIFA World Cup 2026 Schedule: Complete Fixtures, Groups, Format, and Tournament Dates
Pemerintahan4 minggu agoPemkot Tangsel Raih Penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemerintahan4 minggu agoPRA SPMB 2026 Dibuka, Pilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota SMP Negeri



























