Beragam Gejala Tiroid yang Kerap Tak Terdeteksi dan Disepelekan

By on Rabu, 17 April 2019

Sekitar 200 juta orang di dunia diketahui mengidap penyakit tiroid. Ada berbagai macam gejala tiroid yang tidak terdeteksi bahkan dikira sekadar masalah kesehatan sepele. Meski bisa disembuhkan, penyakit tiroid dapat menimbulkan gangguan lain pada tubuh jika tidak segera diobati. Lalu, gejala apa yang mesti diwaspadai dan dicurigai sebagai tanda dari penyakit tiroi?

Gejala awal gangguan tiroid yang tidak boleh diabaikan

Sebenarnya, penyakit tiroid terbagi dalam dua jenis yaitu, hipertiroid dan hipotiroid. Tanda-tanda dari kedua penyakit tersebut umumnya hampir sama. Hanya saja terdapat beberapa hal yang membedakannya.

1. Perubahan berat badan

Apabila Anda mengalami perubahan berat badan secara drastis tanpa alasan apapun, kemungkinan besar hal tersebut merupakan gejala gangguan tiroid.

a. Hipotiroid

Kenaikan berat badan yang drastis menjadi salah satu pertanda gangguan ini muncul. Anda kesulitan menurunkan berat badan, padahal telah menjalani diet yang sesuai dengan anjuran. Selain itu, angka timbangan justru bertambah seiring dengan berjalannya waktu.

b. Hipertiroid

Jika hipotiroid cenderung membuat timbangan berat badan Anda naik, hipertiroid justru sebaliknya. Anda bisa curiga dengan penyakit ini bila lingkar celana Anda makin hari makin longgar alias Anda mengalami penurunan berat badan. 

2. Suhu badan naik turun

Apabila Anda memiliki masalah dengan suhu badan Anda, cobalah untuk melihat lebih lanjut apakah Anda mengalami gejala gangguan tiroid.

a. Hipotiroid

Pada gangguan jenis tiroid ini, Anda mungkin akan sulit beradaptasi di tempat yang sangat dingin.

b. Hipertiroid

Jika Anda merasakan suhu badan yang tinggi dan sering berkeringat, meskipun cuaca dan lingkungan saat itu sedang normal. Berhati-hatilah, kemungkinan Anda mengalami gejala gangguan jenis hipertiroid.

3. Demam dan masalah tidur

Gangguan tidur dan demam ternyata juga menjadi salah satu pertanda bahwa Anda mungkin mengalami gejala tiroid. Kedua gejala ini tentu sangat memengaruhi aktivitas harian. Oleh karena itu, jangan disepelekan tanda-tanda tersebut.

a. Hipotiroid

Apabila Anda tidur dengan durasi waktu yang lama dan masih terasa lelah, kemungkinan besar hal tersebut adalah gejala gangguan tiroid. Selain itu, pada waktu libur pun Anda masih merasa letih, meskipun tidur berkali-kali. Hal tersebut juga bisa Anda curigai sebagai salah satu gejala hipotiroid.

b. Hipertiroid

Sulit tertidur nyenyak di malam hari, sering terbangun, bahkan merasakan detak jantung yang tidak begitu karuan? Ketiga gejala tersebut bisa jadi adalah pertanda bahwa Anda sedang mengalami hipertiroid.

4. Leher membengkak

Selain gejala-gejala di atas, ketika Anda merasakan keanehan pada leher Anda, seperti terjadi pembengkakan atau kesulitan untuk menelan. Hal tersebut kemungkinan besar dapat menjadi gejala gangguan tiroid, baik hipertiroid maupun hipotiroid.

  • Tidak nyaman memakai pakaian jenis turtleneck
  • Suara serak
  • Benjolan kecil di leher
  • Leher terasa membesar

Pembengkakan pada leher memang menjadi salah satu gejala utama bahwa Anda mungkin mengidap penyakit tiroid. Oleh karena itu, segera periksakan ke dokter jika Anda mengalami hal-hal tersebut.

Gejala komplikasi gangguan tiroid

Memang, pada walnya gejala tiroid terlihat sepele dan tidak begitu membahayakan kesehatan. Sayangnya, jika Anda mengabaikannya justru gejala tiroid akan berubah kian parah. Berikut adalah gejala lanjutan dari penyakit tiroid yang Anda abaikan. 

1. Hipotiroid

Apabila Anda masih saja menyepelekan gejala-gejala hipotiroid yang sangat umum tersebut, peluang terjadinya gejala yang lebih serius pun lebih besar.

a. Neuropati

Kadar hormon tiroid yang rendah sebenarnya dapat menyebabkan gangguan pada saraf. Mulai dari kesemutan, mati rasa, hingga merasakan sakit pada kaki. Hal tersebut disebabkan oleh penumpukan cairan di sekitar saraf.

b. Sulit memiliki bayi

Hipotiroid yang ringan pun ternyata mampu mengganggu kerja ovulasi, sehingga menyulitkan para wanita yang ingin hamil.

c. Komplikasi kehamilan

Apabila terdapat ibu hamil yang mengalami gejala gangguan tiroid dan tidak diatasi dengan segera, hal tersebut dapat membahayakan kesehatan janin. Mulai dari keguguran hingga kelahiran prematur.

2. Hipertiroid

risiko osteoporosis

Ternyata, gejala gangguan tiroid yang tidak diobati dengan segera juga menyebabkan komplikasi pada penyakit hipertiroid.

a. Osteoporosis

Jika Anda tidak segera mengobati gejala gangguan tiroid tersebut, tulang Anda akan melemah dan rentan dengan tonjolan kecil serta sering terjatuh.

b. Fibrilasi atrium

Gangguan ini ditandai dengan detak jantung yang tidak normal. Akibat fungsi jantung terganggu, maka Anda dapat berisiko alami penyakit stroke dan gagal jantung di kemudian hari. 

c. Komplikasi kehamilan

Mirip dengan hipotiroid, hipertiroid juga dapat membuat kandungan Anda keguguran, kelainan pada calon bayi, atau prematur. 

Tidak mau, kan Anda terkena komplikasi-komplikasi yang sudah dijelaskan di atas? Oleh karena itu, segera konsultasikan ke dokter apabila Anda mengalami gejala gangguan tiroid. Mulailah untuk menyadari bahwa setiap gejala bisa saja merupakan kondisi medis yang harus kita perhatikan.

Kabartangsel.com

Source