Connect with us

Nasional

BPKK PKS Jadikan KPPG Sebagai Contoh Benchmark Kaderisasi Perempuan

Published

on

BPKK PKS Jadikan KPPG Sebagai Contoh Benchmark Kaderisasi Perempuan

Dalam rangka membangun silaturahmi kebangsaaan dan menjalin kebersamaan antar sesama kader perempuan politik, Bidang Perempuan dan Ketahanan keluarga (BPKK) DPP PKS berkunjung ke Bidang Perempuan DPP Partai Golkar di Slipi, Selasa (11/01/2022).

Dalam pertemuan ini PKS berupaya membangun silaturahmi untuk melakukan benchmark kaderisasi perempuan, terutama di kalangan anak-anak muda. PKS menilai KPPG sebagai sayap partai perempuan partai Golkar mampu menjadi contoh yang baik.

“KPPG bisa kami jadikan contoh organisasi sayap yang bisa dijadikan tempat belajar. Saya termasuk orang yang suka memegang filosofi silih asah, silih asih, silih asuh. Sebagai partai politik mungkin kadang kita berkompetisi. Namun kompetisi itu melahirkan kasih sayang diantara kita. Filosofi ini juga dapat saling mendorong dan membesarkan,” ujar Diah Novita Sari, Perwakilan BPKK PKS.

Advertisement

“Buat kami PKS ke Partai Golkar ini seperti kepada Kakak. Dan kami juga terus mendorong agenda silaturahmi ini menjadi salah satu program kami sejak kami dilantik pada tahun 2020. Karena sesungguhnya isu perempuan dengan seluruh partai politik itu lebih banyak kesamaannya daripada perbedaannya,” tutur Diah menambahkan.

Airin Rachmi Diany, Ketua Umum PP KPPG, menjelaskan organisasi partai politik memiliki kesamaan yang banyak. Sangat penting untuk menjalin kerjasama karena tujuan akhirnya adalah untuk kepentingan masyarakat.

“Saya sangat senang dan berterimakasih menerima kehadiran Bidang Perempuan PKS di DPP Partai Golkar. Harapan hari ini persoalan gender menjadi isu bersama untuk kita advokasi. Dan yang lebih penting, kita semua masuk dalam parpol karena memiliki tujuan yang sama yaitu kebaikan untuk masyarakat,” ujar Airin.

“Mudah-mudahan dari pengalaman ini, kita bisa mematangkan kaderisasi bersama. Bisa berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam rangka membangun kekuatan perempuan sebagai organisasi sayap tentu akan memberi dampak kebangsaan lahirnya kader-kader perempuan yang ikut dalam kontestasi politik dan jadi. Tentu semuanya dalam rangka memperjuangkan kesetaraan dan kesejahteraan perempuan,” pungkas Airin. (red/fid)

Advertisement

Populer