Cek Fakta: [SALAH] Pemerintah Tak Mampu, Dana Haji Menipis

By: Jumat, 26 April 2019
[SALAH] Pemerintah Tak Mampu, Dana Haji Menipis

Melalui rilis dari Divisi Komunikasi dan Humas BPKH, Kepala Badan Pelaksana BPKH, Anggito Abimanyu menyatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang menyebut keuangan BPKH “menipis”. Ia mengatakan dana BPKH berkecukupan dan aman. Lebih penting lagi untuk diketahui tidak ada satu rupiah pun dana haji digunakan langsung untuk kepentingan pembangunan infrastruktur, rilis Divisi Komisi dan Humas BPKH, Rabu (24/4/2019).

======

KATEGORI

False Context

======

SUMBER

https://www.portal-islam.id/2019/04/anggito-keuangan-bpkh-semakin-menipis.html

======

NARASI

Innalillaahi Wainna
Ilaihi Raajiuun

Tadinya saya pikir,
Haji thn 2019 ini bakal ada 10.000 jamaah tambahan yang akan menikmati Jamuan
Allah Subhanahu Wa Taala untuk ber HAJI.

TERNYATA…..

Pemerintah Tidak
Mampu Mendanai Tambahan Kuota Haji 10.000 Jamah Yang Diberikan Arab Saudi. Kemana
Dana Haji Yg Sudah Terkumpul Selama Ini ??…

======

PENJELASAN

Sebelumnya, melansir
dari republika.co.id (Rabu, 24/04/2019), Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola
Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu mengatakan uang setoran haji yang
dikelola BPKH masih sangat terbatas. Oleh karena itu, untuk saat ini BPKH belum
memiliki kemampuan membiayai 10 ribu kuota haji tambahan. Ia menyarankan, yang
seharusnya menjadi sumber utama pembiayaan penyelenggaraan haji kuota tambahan
adalah negara melalui APBN.

Namun, hal tersebut telah
dibantah oleh Anggito sendiri. Menurut rilis dari Divisi Komunikasi dan Humas
BPKH, dana haji yang dikelola oleh BPKH hingga April tahun ini mencapai Rp 115
triliun. Dengan kata lain, ada peningkatan sebesar sebesar Rp 10 triliun dalam
setahun. Anggito Abimanyu menyatakan tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang
menyebut, keuangan BPKH “menipis.”

“Dana BPKH
berkecukupan dan aman. Lebih penting lagi untuk diketahui tidak ada satu rupiah
pun dana haji digunakan langsung untuk kepentingan pembangunan
infrastruktur,” ujar Anggito dalam rilis Divisi Komisi dan Humas BPKH,
Rabu (24/4/2019).

Sementara itu, untuk
penambahan kuota sebanyak 10 ribu jemah haji, BPKH mendukung pembiayaan efisien
pengadaan Saudi Arabia Riyal (SAR) senilai Rp65 miliar dan optimalisasi nilai
manfaat Rp55 miliar. Dari total kebutuhan biaya Rp353,7 miliar, BPKH akan
memberikan kontribusi Rp120 miliar, sebesar Rp50 miliar dari efisien operasional
oleh Kemenag, dan Rp183,7 miliar dari APBN.

=======

REFERENSI

https://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/19/04/24/pqg7lf384-anggito-keuangan-bpkh-semakin-menipis

https://bpkh.go.id/detail/indeks/siaran-pers/1144-Dana-Haji-di-BPKH-115-Triliun-Aman-dan-Tidak-Digunakan-untuk-Infrastruktur

http://jateng.tribunnews.com/2019/04/25/bpkh-tepis-dana-haji-menipis-tak-serupiah-pun-digunakan-langsung-untuk-infrastrukturhttps://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/pqgv4p458/klarifikasi-bpkh-terkait-dana-haji

https://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/pqgv4p458/klarifikasi-bpkh-terkait-dana-haji

Copyright ©