Di Kota Tangsel dikenal sebagai kota jasa dan Perdagangan tak hanya menawarkan banyaknya pusat perbelanjaan atau mal. Tapi dalam waktu dekat ini Pemkot setempat menggagas mal pemakaman.
Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Tangsel Mukodas Syuhada saat Focus Group Discussion (FGD) di Aula Balaikota Tangsel, Ciputat, pada Jumat, (16/11).
Menurutnya, konsepnya mal pemakaman perpaduan semua kebutuhan makam baik tempat memandikan jenazah, tukang kembang, tempat ibadah semua agama ada. Untuk memenuhi kebutuhan layak hidup mayarakat perlu dirancang kebutuhan pemakaman yang baik. Dengan jangka sekitar 50 tahun ke depan.
“Satu makam ada tujuh tingkat sehingga bisa untuk satu keluarga,” katanya.
Latar belakang di adakannya gagasan tersebut, kata Mukodas, seiring dengan banyaknya penduduk Kota Tangerang Selatan sementara lahan kian terbatas. Hal ini menjadi hambatan tersendiri saat hendak memakamkan jenazah. Maka digagas model mall pemakaman di atas lahan 20 hektar di kampung Sari Mulya, Kecamatan Setu yang sekarang baru sekitar tujuh hektar dibebaskan lahannya.
“Lahan semakin sempit sementara kebutuhan makam selalu berlanjut tanpa pernah putus. Caranya dengan seperti ini, satu makam untuk satu keluarga,” terangnya.
Kemudian, sambung Mukodas, di atas lahan 20 hektar dibagi menjadi beberapa kavling seperti muslim, Kristen, dan lain-lain. Lahan itu diperoleh dari kewajiban dua persen pengembang secara terakumulasi. Juga disiapkan kavling untuk jenazah mister x yang tidak memiliki identitas meninggal di Tangsel. “Semua dibagi per blok tanpa akan tercampur sesuai agama,” ujarnya.
Melalui pemakaman berpola layaknya mall, maka mayarakat tak lagi repot jika ada keluarga meninggal tidak perlu di bawa ke rumah, langsung di bawa ke Sari Mulya. Petugas memandikan jenazah, dan lain-lain telah disiapkan.
“Arus kendaraan semakin padat, belum lagi masyarakat saat menggiring jenazah dalam jumlah banyak seperti konvoi sehingga kerap menimbulkan kemacetan. Atau rumah duka di gang-gang sempit. Maka dengan cara langsung di bawa ke makam mempermudah dan mempercepat proses,” tandasnya. (tn/fid)
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Nasional4 minggu agoProf Asep Saepudin Jahar: Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul
Pemerintahan4 minggu agoSekda Bambang Noertjahjo Ingatkan ASN Tangsel Jaga Integritas dan Profesionalisme
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport3 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis3 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Bisnis3 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda








