Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta sejak awal didirikannya hingga sekarang berkomitmen untuk mengembangkan ajaran Islam yang bersifat moderat dan toleran. Pengajaran tersebut sesuai dengan prinsip Islam sebagai agama yang rahmatan lil’alamin serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan kemanusiaan.
Hal itu dikatakan Direktur SPs UIN Jakarta Masykuri Abdillah saat melepas 13 sarjana baru lulusan tahun akademik 2017/2018 di Ruang Teater SPs UIN Jakarta, Rabu (15/8/2018). Dalam pelepasan tersebut, Masykuri didampingi Ketua Program Doktor Didin Saepuddin, Ketua Program Magister JM Muslimin, dan Sekretaris Program Doktor Usep Abdul Matin.
“Kami harus tegaskan bahwa SPs UIN Jakarta tidak mengajarkan radikalisme, fundamentalisme, dan liberalisme. Sebaliknya SPs UIN Jakarta mengajarkan Islam yang rahmatan lil’alamin atau Islam washatiyah (Islam tengah),” kata Direktur seperti dilansir dari dari laman uinjkt.ac.id.
Oleh karena itu, Direktur meminta kepada alumni yang akan diwisuda agar membantu untuk menyebarkan paham keislaman yang benar kepada masyarakat, yaitu Islam moderat atau Islam washatiyah. Ia juga menegaskan, tugas alumni di antaranya adalah membantu memberikan pemahaman dan penjelasan kepada masyarakat bahwa Islam bukanlah agama yang mengajarkan kekerasan dan intoleran.
“Saya meminta alumni dapat menjelaskan serta menyebarkan pemahaman Islam yang benar. Selain itu saya juga meminta agar alumni selalu menjaga nama baik almamater, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di lingkungan tempat kerja,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para lulusan yang telah behasil meraih gelar sarjana baru, baik pada Program Magister maupun Program Doktor. Perolehan sarjana tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi diri pribadi, masyarakat, bangsa, dan negara.
Pada acara pelepasan kali ini, SPs UIN Jakarta meluluskan 13 sarjana baru, terdiri atas lulusan Program Magister sebanyak delapan orang dan Program Doktor sebanyak lima orang. Sedangkan sarjana terbaik diraih Saihu dari Program Doktor Konsentrasi Pendidikan Islam dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) yudisium 3,69 kumlaude.
Para sarjana baru tersebut selanjutnya akan dikukuhkan secara resmi dalam upacara Wisuda Sarjana ke-109 di gedung Auditorium Harun Nasution di kampus 1 pada 19 Agustus 2018 mendatang. (uinjkt/fid)
Sport7 hari agoRatchaburi FC vs Persib Bandung 0-1 di Menit ke-5 Babak Pertama
Bisnis7 hari agoHadirkan “Gaya Raya”, Blibli Gandeng 20 Brand Fashion Lokal
Pemerintahan7 hari agoEra Benyamin Davnie–Pilar Saga Ichsan, SDN Babakan 01 Bertransformasi Jadi Lebih Layak dan Modern
Bisnis7 hari agoRoll To Definer Steel Mascara, Inovasi Terbaru barenbliss untuk Makeup Look yang Lebih Standout
Jabodetabek15 jam agoHilal Tak Terlihat di Masjid Hasyim Asy’ari, Puasa Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026
Bisnis7 hari agoLaba Bersih BCA Syariah Tumbuh 15,4 Persen di 2025
Nasional20 jam agoAwal Ramadan 1447 H, Pemerintah Indonesia Tetap Gunakan Sidang Isbat dan Kriteria MABIMS
Nasional18 jam agoHasil Sidang Isbat Puasa Awal Ramadhan 1447 H Kapan?














