Banten
DPRD Banten Bahas Raperda Fasilitasi Pondok Pesantren

Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Banten menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) usul DPRD tentang fasilitasi pondok pesantren di Gedung Serba Guna (GSG) DPRD Banten pada Kamis, (19/8/2021).
Rapat yang dipimpin oleh H. Agus Supriyatna, S.H., M.H., M.Si selaku Ketua pansus didampingi oleh Wakil Ketua pansus Hj. Ida Rosida Luthfi, S.E., M.Si serta dihadiri oleh anggota pansus V Drs. KH Iip Makmur dan Drs Ahmad Fauzi.
Selain itu, turut hadir pula perwakilan Bappeda Banten Endang Supriadi, Asisten Daerah (Asda) 3 Pemprov Banten EA Denny Hermawan,S.E.,M.Si, perwakilan kanwil Kemenag Provinsi Banten dan perwakilan dari Kanwin Kemenkumham Provinsi Banten.
Dalam rapat ini, Anggota pansus V Drs. KH Iip Makmur dan Drs Ahmad Fauzi menyampaikan sarannya perihal pasal-pasal yang tertuang agar dapat direvisi serta dapat dipahami secara detail lagi.
“Karena kalau dibaca seperti ini agak rancu. Harus umum atau menyeluruh agar nanti dapat diaplikasikan dengan baik,” ujarnya.
Ditempat yang sama H. Agus Supriyatna, S.H.,M.H.,M.Si selaku Ketua Pansus menyampaikan, bahwa masukan dan saran dari anggota pansus serta peserta rapat yang hadir dapat ditampung guna perbaikan yang lebih baik. (rls/red)
Tangerang7 hari agoKinanthi Trans Solusi Layanan Sewa Bus Pariwisata Tangerang untuk Mobilitas Massal yang Efisien
Sport6 hari agoVeda Ega Pratama Kena Hukuman Long Lap Penalty, Misi Berat Menanti di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoKementerian UMKM Terus Dorong Penguatan Kemitraan Global bagi Pelaku UMKM Indonesia
Sport7 hari agoHasil Kualifikasi, Veda Ega Pratama Start dari Posisi 9 di Moto3 Hungaria 2026
Nasional6 hari agoWamen UMKM Helvi Moraza Dorong Bali Jadi Pusat Wellness Dunia
Bisnis5 hari agoIKPP Tangerang 50 Tahun Berkarya, Perkuat Kontribusi Lingkungan dan Sosial melalui Rekam Jejak Penghargaan Berkelanjutan
Komunitas5 hari agoKONGRES 2026 Tandai Era Baru Kebangkitan Musik Reggae Lokal di Tangsel
Nasional5 hari agoPresiden Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden























