Lifestyle
Fakta Anak ADHD yang Perlu Orang Tua Ketahui

Menjadi orangtua pasti selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Tidak terkecuali bagi mereka yang memiliki anak dengan ADHD atau attention-deficit hyperactivity disorder. Anak dengan ADHD biasanya kesulitan untuk berkonsentrasi pada tugas yang diberikan, memperhatikan sesuatu, duduk diam, dan mengendalikan perilaku impulsif. Meski sudah cukup banyak yang mengenal kondisi kesehatan ini, masih terdapat kesalahpahaman mengenai fakta anak ADHD.
Fakta anak ADHD yang perlu orangtua ketahui
Mengurus anak dengan ADHD dapat membuat Anda frustrasi jika tak memahami kondisi yang dialaminya. Padahal, pola pengasuhan anak ADHD yang benar dapat membantunya hidup secara mandiri.
Tak hanya itu, mengetahui dengan jelas masalah yang dihadapinya juga dapat membantu anak mengatasi tantangan di kesehariannya, menyalurkan energi anak ke arena positif, dan memberi ketenangan pada keluarga.
Semakin cepat dan konsisten mengatasi masalah-masalah pada anak, semakin besar kesempatan anak berhasil dalam hidup.
Berikut ini adalah beberapa fakta tentang anak ADHD yang perlu diketahui orangtua.
1. Gejala khas ADHD

Fakta mengenai anak ADHD pertama yang perlu orangtua ketahui adalah gejalanya.
Anak dengan ADHD menunjukkan gejala, seperti kurangnya perhatian, hiperaktif, dan impulsif. Namun, pada umumnya anak-anak memang bersifat seperti ini.
Lantas, bagaimana membedakannya dengan ADHD? Biasanya, Anda boleh mulai curiga apabila sikap-sikap tersebut sudah sampai mengganggu aktivitas anak, baik di sekolah maupun di rumah.
Gejala ADHD dikelompokan menjadi dua, yaitu sifat kurangnya perhatian dan sifat hiperaktif dan impulsif.
Gejala dari sifat kurang perhatian anak ADHD, di antaranya:
- Membuat kesalahan karena ceroboh
- Mudah terganggu
- Seperti tidak mendengar ketika diajak berbicara langsung
- Sulit mengikuti instruksi
- Kesulitan dalam hal menata
- Menghindari atau tidak suka upaya yang berkelanjutan
- Pelupa dan selalu kehilangan barang
Sementara itu, gejala dari sifat hiperaktif dan impulsif anak ADHD, antara lain:
- Tidak mau diam, kesulitan saat diam di suatu tempat atau menunggu giliran
- Terlalu banyak berlari dan memanjat
- Sulit untuk bermain dengan tenang
- Sangat tidak sabar
- Tampak seperti dijalankan oleh mesin
- Terlalu sering berbicara atau menyela dan melempar jawaban
Dari fakta di atas, mungkin tidak semua anak ADHD mengalami kedua kelompok gejala tersebut. Ada pula yang memperlihatkan gejalanya agak terlambat.
2. Terdapat tiga tipe ADHD yang berbeda
Fakta anak ADHD yang selanjutnya adalah ADHD tidak hanya satu jenis, tetapi terdapat beberapa tipe yang berbeda. Beberapa di antaranya:
- Dominan inatensi (kurangnya perhatian)
- Dominan hiperaktif/impulsif
- Campuran
3. ADHD merupakan gangguan pada otak
Fakta selanjutnya, ADHD adalah gangguan yang terjadi pada otak anak.
Fakta ADHD ini didukung dengan penelitian mengenai yang menunjukkan bahwa otak pada orang ADHD secara struktur memiliki perbedaan dengan mereka yang tidak.
ADHD juga merupakan gangguan yang diturunkan keluarga. Anak dengan orangtua ADHD, akan memilki kemungkinan 40-60% untuk mengalami ADHD juga.
4. Gejala ADHD mempersulit hubungan di sekolah, keluarga, dan sosial


ADHD membuat penderitanya mengalami kesulitan untuk memperhatikan dan berorganisasi, mengatur emosi dan impulsif, serta kesulitan berkomunikasi.
Membesarkan anak dengan ADHD membuat Anda sebagai orangtua harus menguasai kombinasi dari “belas kasih” dan “konsistensi.”
Saat Anda mampu mengendalikan diri Anda juga ketika mendidik anak dengan ADHD, buah hati Anda pun dapat mengatasi kesulitan yang dialaminya dengan lebih baik.
5. Ada pengobatan untuk anak ADHD
Fakta lain yang perlu Anda ketahui, terdapat pengobatan untuk anak dengan ADHD. Jadi, jangan patah arang dulu ketika mendengar vonis.
Orangtua yang memiliki anak ADHD dapat memilih berbagai terapi yang didasari penelitian. Hal ini dapat meringankan gejala ADHD yang dialami anak Anda.
Beberapa pendekatan yang termasuk efektif, yaitu dengan mengombinasikan terapi-terapi yang ada, seperti:
Kabartangsel.com
Nasional7 hari agoMenaker Yassierli Tekankan Pentingnya Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta
Sport7 hari agoPersija Jakarta Ditahan Imbang PSIM Yogyakarta 1-1 di Gianyar
Sport7 hari agoPrediksi Persita Tangerang vs Bali United: Misi Bangkit Pendekar Cisadane, Serdadu Tridatu Tetap Percaya Diri
Pemerintahan6 hari agoLakukan Penanganan Terpadu, Pilar Saga Ichsan Turun Langsung Tinjau Genangan di Jalan Puspiptek
Nasional4 hari agoAnggaran Rapat Daring BGN Capai Rp5,7 Miliar Selama April–Desember 2026
Pemerintahan5 hari agoPilar Saga Ichsan: Pemkot Tangsel Siapkan Normalisasi Drainase Hingga Penataan Kawasan Melati Mas
Pemerintahan5 hari agoPemkot Tangsel Hadirkan Tangsel One, Akses Layanan Kini Cukup Lewat WhatsApp Berbasis AI
Bisnis4 hari agoPT Nusantara Infrastructure Group Gelar Program “She Drives Change” di Tol BSD






























