Hukum
Gangguan Kamtibmas Turun, Lakalantas Naik

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menginformasikan penurunan gangguan Kamtibmas per 9-10 Juni 2023.
Menurut Brigjen Ramadhan, secara umum trend gangguan kamtibmas mengalami penurunan sebanyak 61 kasus atau 3,02 persen, yaitu pada hari Rabu, 9 Agustus 2023 sebanyak 2.017 kejadian dan pada hari Kamis, 10 Agustus 2023 sebanyak 1,956 kejadian.
“Secara umum trend gangguan kamtibmas mengalami penurunan sebanyak 61 kasus atau 3,02 persen,” ungkap Ramadhan, Jumat (11/8/2023).
Ramadhan melanjutkan, Polri mencatat sedikitnya ada 5 kasus kejahatan yang jumlah kejadiannya tertinggi.
Pencurian dengan pemberatan (Curat) sebanyak 206 kasus, narkotika sebanyak 132 kasus, curanmor sebanyak 58 kasus, perjudian sebanyak 14 kasus, pencurian dengan kekerasan (Curas) sebanyak 27 kasus.
Sementara, jumlah laka lantas mengalami kenaikan 1,97 persen, dimana pada per rabu (9/8/2023) sebanyak 507 kejadian, naik apabila dibandingkan dengan hari Kamis (9/8/2023) sebanyak 517 kejadian.
“Dengan korban meninggal dunia 39 orang, luka berat 48 orang dan korban luka ringan 476 orang dengan kerugian materi lebih dari 830.560.000. Juta rupiah,” pungkas Brigjen Ramadhan
Pemerintahan3 hari agoPenataan Kabel Udara di Tangsel Terus Berlanjut, Jalan WR Supratman dan Merpati Raya Kini Lebih Rapi
Pemerintahan4 minggu agoRakernas XVIII APEKSI 2026, Pilar Saga Ichsan: Forum Strategis Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah
Pemerintahan4 minggu agoDiskominfo Tangsel Bawa Semangat Kolaborasi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Pemerintahan4 minggu agoPilar Saga Ichsan Tinjau Booth Paviliun Tangsel di APEKSI 2026
Serba-Serbi2 minggu agoPerda Kota Tangerang Selatan Nomor 2 Tahun 2023: Di Wilayah yang Sudah Terpasang Jaringan, Kewajiban Menggunakan Layanan PAM Mulai Berlaku
Sport3 minggu agoJadwal Bola Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Bisnis3 minggu agoMengenal Lebih Jauh Perseroda PITS: PAM Kota Tangsel
Hukum3 minggu agoIPW Sebut Kortastipidkor Polri Sedang Bongkar Kejahatan Besar, Diduga Libatkan Mafia Perkara




























