Lifestyle
Gejala Radang Usus Buntu Tak Cuma Sakit Perut, Kenali Tanda Lainnya

Penyakit usus buntu sebenarnya adalah kondisi radang pada bagian tersebut atau yang disebut juga dengan apendisitis. Radang usus buntu harus segera ditangani, karena usus buntu dapat pecah dan menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, pentingnya mengenal tanda dan gejala radang usus buntu. Berikut gejala radang usus buntu yang paling umum.
Gejala radang usus buntu yang paling umum
Radang usus buntu biasanya dimulai dengan rasa sakit di bagian tengah perut yang mungkin datang dan hilang.
Dalam beberapa jam, rasa sakit ini akan menyebar ke perut bagian sisi kanan bawah, di mana usus buntu berada. Rasa sakit ini biasanya lebih sakit dan menetap.
Selain itu, rasa sakit di perut ini akan semakin terasa jika ada tekanan di perut. Misalnya saat Anda batuk, tertawa, bersin, atau berjalan kaki.
Gejala radang usus buntu lainnya yang mungkin Anda rasakan antara lain:
- mual
- muntah
- hilang selera makan
- diare atau sembelit
- demam ringan dan menggigil
- muka memerah
- tidak bisa kentut
- perut membesar
Jika gejala usus buntu di atas tidak segera ditangani, usus buntu tersebut dapat pecah dan menyebarkan bakteri ke seluruh bagian perut, yang mengakibatkan kondisi peritonitis. Ini adalah kondisi yang perlu penanganan segera dalam 24 jam pertama, dan jika tidak dapat makin memburuk hingga 48 jam.
Tidak semua gejala radang usus buntu sama
Tidak semua orang akan mengalami gejala yang sama. Beberapa ada yang mengalami gejala secara menyeluruh, dan lainnya tidak.
Menurut penelitian yang diterbitkan The Journal of American Medical Association, gejala radang usus buntu antara bayi dengan orang dewasa tidak selalu sama.
Bayi usia 2 tahun atau kurang sering menunjukkan gejala seperti demam, muntah, perut kembung, dan perut membengkak. Sementara, anak-anak dan remaja cenderung memiliki gejala seperti mual, muntah, nyeri perut di sisi kanan bawah.
Pada ibu hamil, gejalanya akan berbeda lagi. Ibu hamil yang memiliki radang usus buntu akan mengalami gejala yang mirip dengan ketidaknyamanan selama kehamilan, seperti morning sickness. Gejalanya antara lain menurunnya nafsu makan, kram perut, mual, dan muntah.
Namun, rasa nyeri perut akibat usus buntu saat hamil akan terasa di perut bagian atas. Hal ini sedikit berbeda karena posisi usus terdorong menjadi lebih tinggi akibat adanya janin pada rahim. Selain itu, gejala lainnya pada ibu hamil adalah terasa sakit ketika buang air. Gejala demam dan diare jarang terjadi pada ibu hamil.
Kabartangsel.com
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia, Jerman vs Pantai Gading, Ekuador vs Curacao, Tunisia vs Jepang, dan Spanyol vs Arab Saudi
Bisnis3 minggu agoPLN Luncurkan Circular Waste Initiative di Ragunan
Sport4 minggu agoJadwal Piala Dunia 2026 Senin 22 Juni: Belgia vs Iran, Uruguay vs Cape Verde, Selandia Baru vs Mesir, Argentina vs Austria
Bisnis4 minggu agoDorong Operasional Logistik yang Ramah Lingkungan, Modena Group Beralih ke Kendaraan EV
Pemerintahan3 minggu agoPemkot Tangsel Alokasikan Bantuan Pendidikan Rp1,8 Juta per Siswa untuk 94 SMP Swasta pada Tahun Ajaran 2026/2027
Bisnis4 minggu agoEvolusi Mie Sedaap: Dari Brand Mi Instan Menjadi Platform Kreativitas dan Pengalaman Generasi Muda
Pemerintahan4 minggu agoCegah Kekerasan Sejak Dini, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat soal Kesehatan Mental
Tangsel2 minggu agoBenyamin Davnie Lepas Kontingen Sepak Bola Putri Tangsel ke Turnamen Internasional di Swedia
























